<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072</id><updated>2012-02-16T19:41:21.350-08:00</updated><title type='text'>SecondCup</title><subtitle type='html'>The new beginning</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>40</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-54633569965859175</id><published>2011-09-26T22:09:00.000-07:00</published><updated>2011-09-26T22:58:21.647-07:00</updated><title type='text'>Coffee is Universal Language – Americano at the Junction</title><content type='html'>&lt;br /&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-hyIcuPIBkNM/ToFU7GYwkaI/AAAAAAAAALY/g0p9GTzYXpQ/s1600/Struk2.JPG" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="239" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-hyIcuPIBkNM/ToFU7GYwkaI/AAAAAAAAALY/g0p9GTzYXpQ/s320/Struk2.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Mana yang lebih penting? &lt;i&gt;Shopping list&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;shooting list?&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt; Saya lebih memprioritaskan yang kedua. &lt;i&gt;So what? Nothing&lt;/i&gt;.  &lt;br /&gt;Paling tidak saya melatih diri untuk tahu apa yang saya lakukan. Terhadap brand, terhadap &lt;i&gt;venue&lt;/i&gt;, terhadap &lt;i&gt;equipment&lt;/i&gt;, terhadap uang yang saya miliki. Semacam tanggung jawab terhadap brand lah. Berlebihan mungkin…  &lt;br /&gt;Dalam sebuah kesempatan baru-baru ini ke Milan, kami diceburkan oleh rombongan ke sebuah mall di dekat perbatasan Italy-Switzerland. &lt;br /&gt;Mungkin aneh kedengarannya bagi orang lain bahwa di negara &lt;i&gt;‘branded’&lt;/i&gt; itu yang terpikirkan di benak saya bukan merek-merek &lt;i&gt;apparel&lt;/i&gt;. Dan ketika rombongan menyerbu toko-toko &lt;i&gt;multibranded&lt;/i&gt; itu, seketika saya merasa sendirian. Sesuatu yang memerdekakan. &lt;i&gt;Worldwide freedom,&lt;/i&gt; halah… &lt;br /&gt;Lama menunggu rombongan berkumpul, saya celingukan ‘nothing to do’ sebelum akhirnya menemukan apa yang saya cari, kedai kopi di pojok perempatan jalan. Di sanalah saya menghabiskan &lt;i&gt;cup&lt;/i&gt; kedua (di pas-pasin biar sama seperti nama blog ini) sambil mengamati apa yang terjadi di seputar saya. Bagi saya ini jauh lebih mengasikkan daripada menenteng tas besar-besar dengan logo-logo pakaian internasional yang belum tentu dipakai pas dengan kondisi kulit gelap saya. Bagi saya, sebuah brand kalau tidak mampu memberi &lt;i&gt;added value&lt;/i&gt; konsumennya, tidak perlu dibeli. Sepotong jas Armani mungkin bisa menambah saya sedikit terlihat mahal, namun apalah artinya kalau saya memakainya cuma kalau ada kondangan – yang notabene tidak mungkin saya pakai di setiap kondangan, nanti dikira saya tidak punya jas yang lain. Jaket kulit dan &lt;i&gt;winter coat&lt;/i&gt; yang gemerlap ditenteng-tenteng dalam tas belanjaan yang super besar (indikasi &lt;i&gt;fashion show&lt;/i&gt; dalam bentuk lain – menenteng branded shopping bags), padahal di Jakarta hujan saja tidak pernah. Ealaah… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada saat saya menyeruput kopi saya, saya merasa benar. Ini adalah ritual kopi Italy, dan di sinilah Howard Schultz menemukan romantika kopi sebelum dia mengadopsinya ke Starbucks. Paling tidak saya merasa minum kopi dengan sebuah konsep. Tanpa harus menghabiskan uang banyak.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Uang&lt;/b&gt;, siang itu menjadi sesuatu yang ingin saya adu dengan kopi dalam skala universalitasnya. Bukan semata-mata kemampuan lokalitasnya, seperti membeli mantel bulu untuk konsumen negeri tropis, atau sepatu &lt;i&gt;racing&lt;/i&gt; untuk konsumen yang tidak pernah nyetir mobil.  &lt;i&gt;Money can buy anything. But there’s something…something that you can’t buy with your money. &lt;br /&gt;That ‘something’ is inner discussion whilst you sip a cup of coffee. &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-slTEMMom9Ck/ToFaj-4QtTI/AAAAAAAAALo/nmNulJr6yHA/s1600/Mannequin-S.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="244" src="http://3.bp.blogspot.com/-slTEMMom9Ck/ToFaj-4QtTI/AAAAAAAAALo/nmNulJr6yHA/s320/Mannequin-S.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;That ‘something’ enriches quality of mind.&lt;/i&gt;  &lt;br /&gt;Saya lantas ingat kalimat bijak Leo Burnett dalam buku kecilnya &lt;b&gt;“100 Wisdoms of Leo Burnett”&lt;/b&gt; di chapter agak belakang mengenai &lt;i&gt;‘when you may take my name of the door’. It’s the time when creativity being abused by money, is the time when you may take my name of the door.&lt;/i&gt; Lebih lanjut dia (yang notabene adalah copy based) bilang bahwa ketika &lt;i&gt;copywriter&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;art director&lt;/i&gt; mulai kehilangan &lt;i&gt;passion&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; dan semata-mata mengejar keuntungan financial, saat itulah dia sebagai &lt;i&gt;copywriter&lt;/i&gt; rela namanya dicopot dari pintu dan mempersilahkan mengganti dengan nama siapapun yang lebih cocok. Dan karena &lt;i&gt;money&lt;/i&gt; pulalah saya memutuskan untuk memisahkan diri dari rombongan yang masih gencar mengaduk-aduk isi toko di Duomo Point, menunggu hari gelap tanpa satupun &lt;i&gt;shopping bag&lt;/i&gt; di tangan saya. Alasan saya sangat simple. Ketika matahari terbenam, mendadak saya melihat eksotika tempat itu. Lebih dari sekedar eksotika merek-merek yang dipajang sepanjang koridor Duomo Point. Lebih dari hiruk pikuk &lt;i&gt;plaza&lt;/i&gt; dan lalu lalang &lt;i&gt;shopping bags&lt;/i&gt; besar-besar. Saya mengambil kamera dan membiarkan toko-toko tutup, karena dari sana aura yang sebenarnya dari Duomo Point di Milan baru keluar. &lt;br /&gt;Sembari duduk di pojok katedral dengan satu &lt;i&gt;cone gelato&lt;/i&gt;, saya &lt;i&gt;preview&lt;/i&gt; kamera saya, &lt;i&gt;shooting list&lt;/i&gt; saya.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya ingin memastikan di &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; kamera saya bahwa &lt;i&gt;money&lt;/i&gt; bukan berhala buat saya.  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-54633569965859175?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/54633569965859175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=54633569965859175&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/54633569965859175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/54633569965859175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2011/09/coffee-is-universal-language-americano.html' title='Coffee is Universal Language – Americano at the Junction'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-hyIcuPIBkNM/ToFU7GYwkaI/AAAAAAAAALY/g0p9GTzYXpQ/s72-c/Struk2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-5691454270215233532</id><published>2009-04-28T20:00:00.000-07:00</published><updated>2009-07-03T23:42:14.838-07:00</updated><title type='text'>The Brand. The Name. The Legend - Hot black coffee and coconut sugar in a tin cup</title><content type='html'>Disadari atau tidak, Nunung Srimulat adalah sebuah brand. Penampilannya di Kick Andy beberapa waktu lalu (malah kabarnya mau re-run) tetap membuat banyak orang tertawa. Penampilan yang konsisten dari anggota kelompok legendaris Srimulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayo, jadikanlah aku bancakan!”&lt;br /&gt;Yang ini mungkin tidak semua menyadari bahwa sebenarnya bukan sekedar kalimat lucu, tetapi lebih jauh dari itu, ini adalah sebuah brand proposition.&lt;br /&gt;Dia menyadari benar bahwa ketika dia muncul di panggung, lawan mainnya sudah lucu-lucu semua.&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dia bisa mengambil bagian?&lt;br /&gt;Ya  itu tadi, jadikanlah aku bancakan! Sebuah invitasi fisik yang mengundang tawa dan perbuatan (dalam bahasa komunikasi dengan fasih kita biasa menyebut sebagai ‘call to action’).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nunung jauh lebih cerdas menganalisa dirinya untuk mencari faktor pembeda antara dirinya dan kompetitor - yang notabene adalah teman-teman sepanggungnya- dibanding dengan invitasi poster-poster caleg yang tempo hari bergelayutan di pohon-pohon.&lt;br /&gt;Sukses Nunung dan Srimulat lebih long lasting karenanya.&lt;br /&gt;Karenanya?&lt;br /&gt;Barangkali juga bukan semata-mata karena itu.&lt;br /&gt;Yang jelas seringkali peranan brand name juga menentukan kesuksesannya.&lt;br /&gt;Bahkan sebuah brand name (betapapun noraknya) seringkali meginspirasikan sebuah proposisi yang memudahkan komunikasinya. Karena brand name dirancang tidak berdasarkan ritual bubur merah-putih biar selamat, tetapi semata-mata untuk tujuan marketing, biar dibeli.&lt;br /&gt;Bahkan di banyak kasus, sebuah brand name memudahkan pekerjaan kreatif karena sudah mengandung ide di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SffEAYs2Q1I/AAAAAAAAAKY/92Rd-FQWz3s/s1600-h/SRIMULATFC.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 237px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SffEAYs2Q1I/AAAAAAAAAKY/92Rd-FQWz3s/s320/SRIMULATFC.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329944194925871954" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam kasus Nunung, dia tertolong oleh mother brandnya: Srimulat yang legendaris. Mother brand yang dibangun dengan blood, sweat and tears dan managed by nasib. Podo-podo rekoso, podo-podo senenge. Mangan ora mangan, yen iso ngguyu wae… (dalam bahasa cowboy Grand Canyon disebut: camaraderie)&lt;br /&gt;Tetapi sebenarnya sebuah personal brand seperti Nunung akan bertahan lama kalau dia perform secara konsisten. Dia harus rajin membuat debut, bila perlu ngebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pengusaha muda mengajarkan kepada saya bahwa kalau memulai bisnis baru harus ‘beda’. Di teori-teori tentang brand, hal tersebut yang akan memudahkan ke slot mana brand tersebut masuk ke benak konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Yogya belakangan muncul brand name baru, namanya Wedang Uwuh (wedang: minuman hangat, uwuh: sampah – konon ini minuman yang dibuat dari ramuan, serutan dan ‘kepyuran’ berbagai macam local ingredient yang fungsinya menyegarkan dan – syukur-syukur -menyehatkan) yang lantas menjadikan peminat kuliner penasaran ingin mencoba.&lt;br /&gt;Saking populernya brand tersebut, yang bersangkutan banyak ditiru dalam berbagai macam versi dan perlahan menjadi generik -&gt; masuk ke paritas produk.&lt;br /&gt;Padahal dari namanya yang ‘uwuh’ tadi kita bisa dengan gampang mengkomunikasikannya (atau jangan-jangan tidak perlu dikomunikasikan lagi dengan berbagai macam terori komunikasi modern).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brand name itu high recall (seharusnya).&lt;br /&gt;Di agenda pementasan Teater Salihara Pasar Minggu, saya kecewa berat karena ketinggalan satu jadwal pentas dari kelompok musik yang bikin penasaran. Hanya karena brand namenya adalah: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kelompok Musik Cangkem Khatulistiwa.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-5691454270215233532?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/5691454270215233532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=5691454270215233532&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/5691454270215233532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/5691454270215233532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2009/04/brand-name-legend-hot-black-coffee-and.html' title='The Brand. The Name. The Legend - Hot black coffee and coconut sugar in a tin cup'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SffEAYs2Q1I/AAAAAAAAAKY/92Rd-FQWz3s/s72-c/SRIMULATFC.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-6207794221203386653</id><published>2008-11-13T22:06:00.000-08:00</published><updated>2009-04-23T01:58:05.205-07:00</updated><title type='text'>Between ‘mak jegagik’ and ‘mak bedunduk’ - Need no subhead</title><content type='html'>Dua kosa kata Jawa yang sangat ekspresif.&lt;br /&gt;‘Mak jegagik’ dan ‘mak bedunduk’ sebenarnya mempunyai nilai keterkejutan yang nyaris sama. Yang membedakan hanyalah dimensi ruang di sekitarnya.&lt;br /&gt;‘Mak jegagik’ adalah keterkejutan sesaat ketika berhadapan dengan obyek lain secara sontak dan frontal, dan keterkejutan tersebut berpihak pada subyeknya.  &lt;br /&gt;‘Mak Jegagik’ mempunyai efek turunan yang bernama ‘mak tratap’, yaitu kejadian yang membuat jantung dienjot-enjot sepersekian detik sebelum dilepas ke kondisi normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pada ‘mak bedunduk', obyek dengan cepat berubah menjadi subyek yang mempunyai kontrol penuh terhadap penampilannya yang mendadak. Dia mampu mengatur speed dan appearance. Mau dissolve, slow motion atau fade in terserah dia.&lt;br /&gt;Kehadirannya bisa seperti hantu yang tau-tau nongol sosoknya di tempat yang dia kehendaki…. mak bedunduuuuuuuuuuuuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah produk ‘in between’ versi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SR0WOByZZEI/AAAAAAAAAJQ/9x831b3_DHI/s1600-h/Seeing02A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SR0WOByZZEI/AAAAAAAAAJQ/9x831b3_DHI/s320/Seeing02A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268391569347142722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SR0Z8y448gI/AAAAAAAAAJY/COnY8_gW6lQ/s1600-h/Poster02.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 218px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SR0Z8y448gI/AAAAAAAAAJY/COnY8_gW6lQ/s320/Poster02.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268395671336579586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SR0ak4NvyZI/AAAAAAAAAJg/BSnIhlpFOJU/s1600-h/PosterHrz02.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 218px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SR0ak4NvyZI/AAAAAAAAAJg/BSnIhlpFOJU/s320/PosterHrz02.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268396359961004434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SR0a3s3a24I/AAAAAAAAAJo/gn_CID9VVfU/s1600-h/Bandoeng1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 251px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SR0a3s3a24I/AAAAAAAAAJo/gn_CID9VVfU/s320/Bandoeng1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268396683332082562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah proyek kolaborasi yang tidak terlalu mengejutkan, tetapi juga tidaaaak terlalu bisa diprediksi pemunculannya.&lt;br /&gt;Kolaborasi tiga profesi yang dijungkirbalikkan dari fungsi-fungsi normalnya.&lt;br /&gt;Film Director yang biasa ‘dealing’ dengan motion picture, kok ya menghentikan gambar-gambarnya menjadi foto.&lt;br /&gt;Creative Director yang ‘dituduh’ art based (visual based kali ya…), kok ya mendadak menjadi penulis.&lt;br /&gt;Dan ini yang aneh, Pengusaha Restoran kok ya ngedisain grafis. Disainnya maut pula…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek kolaborasi yang mengandung titik dua (:)&lt;br /&gt;80% nekat&lt;br /&gt;20% narsis (okelah, aktualisasi diri)&lt;br /&gt;1% magic&lt;br /&gt;Lhoh, jadinya 101% dong?!&lt;br /&gt;Emang kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah proyek kolaborasi selama 1.5 tahun yang membuat saya menemukan orang-orang yang mempunyai passion di dunianya, di lapisan layar yang paling belakang dari sebuah panggung pementasan.&lt;br /&gt;Proyek kolaborasi yang membawa saya menonton Bedhaya Dhirada Meta ke Teater Salihara untuk merasakan aura magis yang luar biasa.&lt;br /&gt;Proyek kolaborasi yang membuat para tetua yang saya hormati berkenan datang ke Palalada Grand Indonesia.&lt;br /&gt;Proyek Kolaborasi membuat Oom Sonny Soeng rela menutup kafenya di malam minggu semata-mata untuk merilis proyek ini ke komunitas yang amat menyenangkan di Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek kolaborasi yang munculnya mak bedunduk…dan bergerak diam-diam seperti setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I wouldn't end my steps at this point anyway. Not before I could describe the color of fresh water - (page 08)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya bahagia. Belilah! Belilah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-6207794221203386653?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/6207794221203386653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=6207794221203386653&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/6207794221203386653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/6207794221203386653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/11/between-mak-jegagik-and-mak-bedunduk-i.html' title='Between ‘mak jegagik’ and ‘mak bedunduk’ - Need no subhead'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SR0WOByZZEI/AAAAAAAAAJQ/9x831b3_DHI/s72-c/Seeing02A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-2714755090548235199</id><published>2008-10-21T01:52:00.000-07:00</published><updated>2008-10-21T02:51:38.421-07:00</updated><title type='text'>Chicken on nett – sit back, sip back, enjoy the show</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SP2Y-bMbgzI/AAAAAAAAAIo/skdioCwB6Hs/s1600-h/Chicken.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SP2Y-bMbgzI/AAAAAAAAAIo/skdioCwB6Hs/s320/Chicken.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259528138057810738" /&gt;&lt;/a&gt;Masih inget billboard besar menjelang masuk kota (atau kabupaten?) Pattaya yang dibuat oleh network agency setempat beberapa tahun lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Welcome to Adfest. We hope you lose&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari atas bus, minibus taksi atau taksi Mercedes yang membawa kontingen Adfest dari Swarnabhumi , billboard itu mengundang senyum.&lt;br /&gt;Dan mendadak begitu sampai di jalan itu terasa ‘klik’ perbauran aura kompetisi, party, meeting dan sekaligus pelarian diri dari kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pattayaaaaaa here I am again….&lt;br /&gt;(dibayarin kantor maksudnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu lagi kita akan merasai aura yang kurang lebih sama di Jakarta. Melihat iklan bagus-bagus setahun sekali, mengerutkan dahi di seminar berbahasa Inggris, haha-hihi tukeran kartu nama dan keplok-keplok di seputar panggung. Rutin dan nyaris repetitive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya, di sini bisa post party sambil memandangi perolehan trophy yang bagus sekali disainnya itu sambil menodong para MD, GM untuk membayar bill minuman berbotol-botol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu saya tanya beberapa teman dekat saya dengan 1 pertanyaan klasik : “Ngirim entry banyak nggak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya ternyata bermacam-macam :&lt;br /&gt;1. “Nggak ngirim, nggak mampu bayar”&lt;br /&gt;2. “Dikiiiit, ngelayani klien mulu, nggak sempet ‘main-main’ dengan inisiatif ad”&lt;br /&gt;3. “Embuh. Aku pitching tiap hari nggak sempet pulang, boro-boro mikirin entry”&lt;br /&gt;4. “Ngirim lebih banyak dari tahun kemarin meskipun kayaknya tahun ini agency si Anu masih merajai, at least dapet colongan lah” (hmm..panjang sekali jawabannya)&lt;br /&gt;5. “Yang konvensional dikit, gue banyakin yang digital media”&lt;br /&gt;6. “Tahun ini males maassss….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang tahun ini tidak mengirim entry (dan tahun lalu diblokir secara internal…sukurin gak dapet apa-apa!), jawaban-jawaban tadi menunjukkan variasi situasi yang khas terjadi saat ini di industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, entry fee yang dirasa mahal. Buat teman-teman freelancer atau team kreatif yang dicuekin majikannya akan terasa sekali uang yang harus dikeluarkan (seperti kita bayar sendiri fiscal untuk liburan  keluarga, dibanding kalau dibayarin PH atau kantor saat kita post pro atau meeting ke luar. Ditambah uang per diem lagi…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena lain adalah dikotomi abadi bahwa award forum adalah forum iklan-iklan inisiatif yang nirlaba. Bukan iklan sehari-hari yang di push secara maksimal menjadi berkilat dan layak disebut sebagai ‘entry’. Hemm... Heeemmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala lain adalah malas, atau ... eh kok tau-tau udah September ya, kita belum punya tabungan entry. Ini adalah fenomena ketidak-konsistenan untuk menghasilkan output berstandard ‘nggak malu-maluin’. &lt;br /&gt;Excusenya adalah : masih manusiawi kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya…Pitching. Momok baru yang menguras segala-galanya hingga kering, dan lebih kering lagi kalau pengumuman pemenang pitching adalah : TIDAK ADA, wong pengundang pitch cuma window shopping kok.&lt;br /&gt;Mau window shopping atau window kaing-kaing, yang jelas alokasi waktu, tenaga dan pikiran kadung ‘all-out’ didedikasikan demi kenaikan billing. &lt;br /&gt;Mister Entry untuk bulan depan nggak sempet dipikin. Salahin manajemen ajalah, gampang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah tumbuhnya kesadaran akan media-media baru dengan pendekatan baru. Nggak percuma dikirim ikutan Seminar APMF ke Bali segala macam (problem utama setelah ikutan seminar adalah tidak pernah diimplementasikan bukan?). Ini strategi menarik untuk mengirim entry yang berpeluang besar.&lt;br /&gt;Mengirim entry toh bukan semata-mata mengikuti kategori yang ada, terus minta uang ke Finance yang sebulan baru dijanjikan keluar.&lt;br /&gt;Janganlah mengirim ke kategori yang diprediksi dipenuhi oleh entries agency lain, alokasikan ke media baru toh orang Finance juga nggak tau untuk apa duitnya. &lt;br /&gt;Taunya : “Duit meluluuuu…piroooo?” Hahahahahaaaa… giliran dapet new business, meneng wae. Setidaknya inilah yang mewakili pikiran sebagian team kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari segala macam ‘alesan lu’ tadi, forum yang beberapa minggu ke depan kita ikuti bersama pastilah menarik. Jauh lebih menarik dari keseragaman status YM para BlackBerriers ‘Kill the chicken in you’ - yang notabene para pengurus  event yang sibuk- belakangan ini untuk menengok YouTube. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayolah para chicken, get killed lah … and pay the entry on nett. We hope you all win, haa…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-2714755090548235199?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/2714755090548235199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=2714755090548235199&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/2714755090548235199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/2714755090548235199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/10/chicken-on-nett-sit-back-sip-back-enjoy.html' title='Chicken on nett – sit back, sip back, enjoy the show'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SP2Y-bMbgzI/AAAAAAAAAIo/skdioCwB6Hs/s72-c/Chicken.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-3851423763980674135</id><published>2008-09-23T21:50:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T22:00:36.461-07:00</updated><title type='text'>LEARNING BY DO WHAT – IMIGRANT SONG BY LED ZEPPELIN</title><content type='html'>Ya mari kita nonton TV.&lt;br /&gt;Di National Geographic lagi ada perjalanan ‘Long Way Down’ nya Ewan McGregor dan Charley Boorman yang seru dengan motor BMW menyusuri London - Capetown.&lt;br /&gt;Nah, di TV lokal juga tidak kalah serunya, ‘The Liputan Mudik’ hampir di semua stasiun televisi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu saja menarik dan saya sering sekali mengalami sendiri, menyusuri Sumedang-Kuningan-Purwokerto hingga Yogya menjelang tengah malam.&lt;br /&gt;Sampai hafal liku-liku tikungan dan bagian jalan yang berlubang.&lt;br /&gt;Menariknya lagi karena kita semua tahu bahwa menjelang Lebaran pasti butuh jalan yang lebar dan layak dilintasi, tetapi selalu saja jalan baru dipersiapkan dua bulan sebelumnya.&lt;br /&gt;Padahal mudik adalah ritual tahunan yang penuh drama dan foto-fotoan (mulai nggak jelas nih!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SNnJCXOMK2I/AAAAAAAAAIg/LnoAEmB-TKM/s1600-h/HOMER.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SNnJCXOMK2I/AAAAAAAAAIg/LnoAEmB-TKM/s400/HOMER.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249447883107478370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh tahun lalu ketika saya berangkat ke Jakarta sebagai kaum urban dengan koper besar mengadu nasib di sini, setiap tahun pula saya selalu pulang melewati jalur mudik dengan segala macam versi jalan alternatif, jalan tikus sampai jalan kecoa. Nggak perlu GPS karena kalau kesasar justru di situlah dramanya.&lt;br /&gt;Terjebak dan menginap di jalan hampir semua imigran pernah mengalaminya.&lt;br /&gt;Dibelokin polisi berpuluh kilo jauhnya, hampir semua ‘orang Jawa’ merasakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini karena saya nggak mudik, ya sudah mari nonton liputannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut salah satunya, reportase dari dalam bis antar kota non AC yang berdesakan dan pengap.&lt;br /&gt;Mbak Penyiar (MP) : &lt;br /&gt;“Pemirsa saat ini kami berada di dalam bus yang akan membawa para pemudik ke kampung halamannya….Ibu, mau mudik ya Bu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Pemudik (IP) :&lt;br /&gt;“Iya ke Sragen”&lt;br /&gt;(MP) : “Kok naik bis begini Bu? Berdesak-desakan, apa nggak capek Bu?”&lt;br /&gt;(IB) : “Ya capek lah mbak…”&lt;br /&gt;(MP) : “Lama ya Bu perjalanan ke Sragen?”&lt;br /&gt;Si Ibu diam saja, dan saya setuju lebih baik dia diam saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oalah mbak… kalau si ibu itu mampu mencater bus sendiri pasti dia nggak naik bus pengap. Yo wis ben.&lt;br /&gt;Mungkin si mbak penyiar itu dari Ostrali sehingga nggak tau sejauh mana Sragen itu dari Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pindah ke stasiun TV yang lain. Kali ini wawancaranya di kolong jembatan. Si mbak penyiar (penyiar apa penyair sih?) menanyai beberapa ibu tuna wisma dengan serenteng anak-anaknya yang berlarian kesana-kemari.&lt;br /&gt;(MP) : “Kami berada di bawah jembatan layang di mana banyak sekali kami jumpai warga Jakarta yang tidak bisa mudik karena beban hidup yang begitu berat di Ibukota …Selamat siang Bu, kok ibu disini, nggak pengin mudik ya Bu?”&lt;br /&gt;IBJ (Ibu Bawah jembatan) : “Ya pengin mbak”&lt;br /&gt;(MP) : “Trus kenapa nggak mudik Bu?”&lt;br /&gt;(IBJ) : “Nggak ada ongkos…”&lt;br /&gt;(MP) : “Ini anaknya Bu? Kok nggak ditaruh di rumah saja, kan berdebu di sini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah nyang mane, whoee…? &lt;br /&gt;Ini lebih lucu lagi.&lt;br /&gt;Kali ini yang ditanya anak-anak kolong yang dekil, entah anak si ibu itu beneran atau anak sewaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(MP) : “Adik-adik, kok main di pinggir jalan, nggak bahaya ya? Kok nggak sekolah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oalah mbak… Emploken wis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kuliah jurnalistik di mana si mbak dengan pertanyaan yang seperti itu. Kok rasanya seperti copywriter menulis headline yang redundant trus minta di approved sama CDnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan lupa, pertanyaan-pertanyaan itu berulang setiap tahun, sejak (setau saya) dua puluh tahun yang lalu, seperti halnya persiapan jalan mudik yang tidak pernah belajar dari pengalaman bertahun-tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oalah…nasib kaum urban...&lt;br /&gt;Mari nonton Ewan McGregor naik motor di Afika saja. Minggu ini dia sudah masuk kawasan Sudan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-3851423763980674135?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/3851423763980674135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=3851423763980674135&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3851423763980674135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3851423763980674135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/09/learning-by-do-what-imigrant-song-by.html' title='LEARNING BY DO WHAT – IMIGRANT SONG BY LED ZEPPELIN'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SNnJCXOMK2I/AAAAAAAAAIg/LnoAEmB-TKM/s72-c/HOMER.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-7189939820869607999</id><published>2008-08-27T03:57:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T20:34:58.268-07:00</updated><title type='text'>OH, IT’S NOT DURIAN SEASON - Late night latte</title><content type='html'>Belakangan saya agak sering dimintai tolong teman-teman untuk nyariin orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bukan!&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Saya bukan detektif swasta. Teman-teman mau merekrut anggota team yang punya kompetensi pas. Mulai dari Graphic Designer, Art director, Writer, AE, Account Director… kenapa gak cari Owner sekalian yak… atau Manager Owner? :P&lt;br /&gt;Trus kompetensi saya apa ya kok dimintai tolong nyari paket-paket ini?&lt;br /&gt;Sempat terpikir, apa saya jadi head hunter swasta aja apa ya…? Side job jadi head hunter lucu kali ya… tapi ntar dipecat? Nggak ah, saya nggak punya proteksi hukum. Nggak kayak ‘The Predator’ yang bisa membunglonkan diri.&lt;br /&gt;Ya saya senang-senang aja membantu teman-teman mencari ‘paket’ itu. &lt;br /&gt;At least suatu ketika kalau saya butuh udah tau networknya.&lt;br /&gt;Lagian kayaknya lagi musim pertukaran pemain nih. Turn over lagi tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SLUztgq2uoI/AAAAAAAAAGU/iIYAFgjAxfE/s1600-h/Sometimes.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SLUztgq2uoI/AAAAAAAAAGU/iIYAFgjAxfE/s400/Sometimes.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239150598472252034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim yang lain yang saya perhatikan adalah musim GM (bukan mie).&lt;br /&gt;Perhatiin deh, di kantor si anu diangkat GM baru. Trus GM-GMan ini merembet kantor-kantor lain. Banyak kartu nama baru, posisi baru, mobil-mobil baru dan paket-paket unduhan baru.&lt;br /&gt;Masalah kompetensi?&lt;br /&gt;Karena saya batal jadi head hunter, ya mana saya tahu?&lt;br /&gt;Kalau musim duren sih saya tahu mana yang bagus mana yang enggak. Mana montong, mana lokal, mana manis mana pahit, mana mahal mana murah. Lha kalau GM kan mahal murahnya bisa meniru ‘The Predator’ yang membunglon tadi. Maksudnya ambil paket mahal, pas diuji coba kompetensinya me-mimikri-kan diri. Gitu deh.&lt;br /&gt;Sempet ketemu teman lama dan saya sempat tanya : “Kabarnya si Nganu gimana sebagai GM, bisa?” Pertanyaan saya sebenarnya tanpa tendensi apa-apa, eh lha kok dijawab : “Oh dia mah bisanya hihihi…” Lhoh gimana sih? Masak di kartu namanya ditulis “Nganu Hihihi”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim yang lain lagi adalah menulis buku. Bukan lomba lhoh, musim.&lt;br /&gt;Beberapa teman mendorong saya untuk nulis buku. Hah, buku apa? Nulis blog aja males kok.&lt;br /&gt;“Nulislah buku advertising”&lt;br /&gt;Oh noooo……!&lt;br /&gt;Saya nggak kompeten.&lt;br /&gt;o/o : “Trus kamu mau ngapain?”&lt;br /&gt;x/x : “Nggg…apa ya…berkesenian mungkin” saya memberanikan diri.&lt;br /&gt;o/o :”Melukis?”&lt;br /&gt;x/x :”I wish!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya jelasin kalau saya menulis essay untuk buku foto teman saya dalam bahasa Inggris.&lt;br /&gt;o/o :”Wueedan!! Keminggris!”&lt;br /&gt;x/x :"Ya..paling enggak do something lah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menyadari sepenuhnya bahwa kemampuan berbahasa saya jauh dari sempurna, apalagi bahasa asing.&lt;br /&gt;Lha tapi piye? Wong jadi GM aja pada berani kok, mosok nulis aja nggak berani.&lt;br /&gt;Tetep saya nggak pede nulis coro Enggris.&lt;br /&gt;Tapi jadi GM kan nggak harus ngerti manajemen.&lt;br /&gt;Nulislah mas…ayo…ayo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, saya minta tolong teman untuk mengkoreksi grammar saya. Tapi &lt;br /&gt;awas ya, jangan ngrubah ekspresi. Teman saya menyanggupi dan meyakinkan bahwa untuk ekspresi seni, bahasa tulis nggak harus benar grammarnya. Paulo Coelho itu apa ngikutin tata bahasa?&lt;br /&gt;Saya agak tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah proof print yang disain grafisnya dikerjakan dengan penuh gusto. Senang bukan main, tapi sewaktu saya baca ulang, kok kayaknya banyak yang salah deh grammarnya.&lt;br /&gt;o/o : “Ini sudah diedit oleh dua orang Mas, tenang aja”&lt;br /&gt;Saya agak tenang.&lt;br /&gt;Tapi bagi saya, bahasa Inggris adalah kira-kira. Enake ngene, raenake ngono, gitu lho!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sekarang saya lagi nunggu buku itu naik cetak. Perlu lah naik cetak sebelum naik jadi GM (hus!) atau naik-naikan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sekarang saya ikut musim.&lt;br /&gt;Ada yang mau duren?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-7189939820869607999?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/7189939820869607999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=7189939820869607999&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/7189939820869607999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/7189939820869607999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/08/oh-its-not-durian-season-late-night.html' title='OH, IT’S NOT DURIAN SEASON - Late night latte'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SLUztgq2uoI/AAAAAAAAAGU/iIYAFgjAxfE/s72-c/Sometimes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-1248370423764153135</id><published>2008-06-24T02:24:00.000-07:00</published><updated>2008-06-24T02:38:24.163-07:00</updated><title type='text'>Service Oriented vs Survival Oriented - Cappuccino Plus Plus</title><content type='html'>Lebih seneng mana? Bayar tukang parkir jalanan 2 ribu tanpa balasan terimakasih, atau lagi jalan di mal trus dikejer-kejer SPG kartu kredit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau gini deh, berapa kali dalam seminggu kita melihat penjaga gerbang tol tersenyum? Hayooo…..&lt;br /&gt;Yang jelas beberapa kali saya baca di ‘Redaksi Yth’ para corporate pi-ar berusaha menjelaskan ke publik dengan menanggapi keluhan konsumen mereka yang diposting di ‘Redaksi Yth’ edisi  sebelumnya.&lt;br /&gt;Intinya isinya : “We are apologizing for this/that/those inconvenience”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pompa bensin Pertamina (yang baru diberlakukan setelah dapet saingan…ealaaah) sekarang ada tulisan hotline pengaduan gede-gede dan jelas-jelas di badan pompa bensinnya&lt;br /&gt;Konsumen berhak mendapatkan 3 S : Senyum. Sapa dan Service (lhoh bahasanya kok campur-campur?). Lupa saya S yang ketiga. Sarapan? :P&lt;br /&gt;Sementara di Shell dan Petronas lebih riil dengan memandikan kaca depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Service Oriented.&lt;br /&gt;Atau kata Tizar : Serpis orienteit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SGC_fS2R0gI/AAAAAAAAAGM/sI_n9c8yTW0/s1600-h/IMG_0916.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SGC_fS2R0gI/AAAAAAAAAGM/sI_n9c8yTW0/s400/IMG_0916.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215378912851382786" /&gt;&lt;/a&gt;Bulan lalu saya ke bengkel Mitsubishi karena mendapatkan tetesan oli di lantai garasi. Padahal seminggu sebelumnya saya habis tune-up di bengkel itu. Saya jelskan ke kepala mekanik bahwa mungkin ada packing yang bocor. Tolong dicek semua yah…yah…yah…?&lt;br /&gt;Setelah satu setengah jam mobil saya selesai dan si Mas Kepala Mekanik (pakai huruf kapital karena nama jabatan) bilang :&lt;br /&gt;o/o : “Sudah selesai pak, dibawa aja”&lt;br /&gt;x/x : “Lhoh? Gak bayar?” (tumben)&lt;br /&gt;o/o : “Iya pak, mohon maaf. Minggu lalu waktu bongkar packing, montirnya salah pasang gasket baru, jadi melintir dan pecah sehingga olinya nyemprot keluar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah saya maafkan selama diganti baru lagi.&lt;br /&gt;Senengnya kalau semua bisnis layanan mengutamakan kepuasan konsumen.&lt;br /&gt;Itu juga yang mungkin dilakukan di bak truk yang melaju di tol Kebon Jeruk beberapa waktu lalu. Iya kali ya?&lt;br /&gt;Disana ada tulisan :&lt;br /&gt;“Bila sopir ugal-ugalan, telpon simbok di kampung”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Superb!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-1248370423764153135?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/1248370423764153135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=1248370423764153135&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/1248370423764153135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/1248370423764153135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/06/service-oriented-vs-survival-oriented.html' title='Service Oriented vs Survival Oriented - Cappuccino Plus Plus'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SGC_fS2R0gI/AAAAAAAAAGM/sI_n9c8yTW0/s72-c/IMG_0916.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-6235222028264131434</id><published>2008-04-17T22:08:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T22:16:46.374-07:00</updated><title type='text'>Middle Man - Between pure black and blended</title><content type='html'>Ini bukan tentang makelar perantara yang memotivasi dirinya dengan besaran komisi yang bakal diperoleh. Ini cerita tentang posisi tanggung yang kalau nggak kuat bisa bikin mutung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thomas Shultze adalah Regional Executive Creative Director di Hong Kong (hi Thomas...) yang dikirim ke Jakarta karena kena sikut politis seorang  Regional Account Diector. Sikutnya sangat tajam dan mulutnya konon sangat berbisa untuk orang seganteng Antonio Banderas.&lt;br /&gt;Maka datanglah Thomas dengan ikhlas ke Jakarta untuk memimpin departemen kreatif di network (tiiiiiiiiiiit.......) itu.&lt;br /&gt;Kebetulan saya mengenal dia beberapa tahun lebih dulu daripada teman-teman yang lain di tim saya.&lt;br /&gt;Tapi rupanya perbedaan kultur tidak membawanya bisa diterima dengan mulus. Karakter Jermannya begitu kuat untuk mendikte kesana-kemari, me-reject dengan membabi buta berbekal post power syndrome dari regional head quarter ke kantor daerah seperti Jakarta ini. Mungkin seperti orang-orang agency Jakarta yang roadshow ke Yogya, Semarang atau Surabaya yang cenderung kemlinthi petentang-petenteng nggak karuan. &lt;br /&gt;Huh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SAgtO3QN6WI/AAAAAAAAAF8/LCSzwiDcoKw/s1600-h/71554983.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SAgtO3QN6WI/AAAAAAAAAF8/LCSzwiDcoKw/s400/71554983.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190448303917885794" /&gt;&lt;/a&gt;Nah, adalah seorang art director di tim saya - Jeffry - (hi Jeff...) yang merasa di abused ketika Thomas me-reject layout yang di review di forum internal. &lt;br /&gt;Merah padamlah muka art director saya ini, dan sambil berdiri dia berkata :  “Hi Thomas, can you proof me that you are better than me?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati aku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah saya, yang mengepalai group Jeffry dan dibawahi Thomas terbengong-bengong melihat drama tersebut. Seorang Regional ECD Asia-Pacific ditantang oleh seorang art director kantor cabang - dan kok ya itu anggota tim saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin Thomas sebagai orang yang sudah malang melintang disembah-sembah bisa melihat ‘the bigger picture’ dari topik yang dia review.&lt;br /&gt;Di sisi lain saya juga yakin bahwa Jeffry begitu terpuruknya dengan penolakan semena-mena terhadap ‘ide besarnya’.&lt;br /&gt;Nah bener kan... Thomas memanggil saya menanyakan ‘kenapa kecelakaan itu’ terjadi.&lt;br /&gt;Jenis-jenis pertanyaan “Who’s the hell... ” bertebaran di depan saya.&lt;br /&gt;Saya cuma bisa bilang : “Thomas, kowe ki mbok ojo mbagusi neng kene. Mbok ndeleng-ndeleng sik nek arep prentah, mengko nek kowe diclurit uwong lagi kapok kowe...”&lt;br /&gt;Satu tahun kemudian Thomas dideportasi dengan vonis : tidak bisa bekerjasama dengan tim kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Episode kedua terjadi ketika seorang bule muda, Simon Beaumont (hi Simon...) menggantikan Thomas Shultze dan saya menjadi associate nya. Seperti biasa dia pengin lihat konfigurasi tim yang ada seperti apa. Semua oke-oke saja kecuali fungsi saya sebagai associatenya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asu tenan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun krisis financial, pak petinggi agency memutuskan untuk memberhentikan 15 karyawan - 8 diantaranya dari departemen kreatif.&lt;br /&gt;Pak GM memanggil untuk ‘menemani’ mengeksekusi teman-teman saya sendiri. &lt;br /&gt;o/o : “Kok bukan Simon, pak?”&lt;br /&gt;x/x : “Simon kurang kredibel. Dengan gayanya yang tiap hari angkat kaki ke meja begitu bisa dikeroyok nanti”&lt;br /&gt;Satu persatu di panggil untuk ‘diselesaikan sampai di sini’. Ada yang isitrinya lagi hamil tua, ada yang kredit rumahnya baru mulai, ada yang anaknya baru masuk TK. Semua harus di lay off.&lt;br /&gt;Seminggu saya tidak bisa tidur nyenyak kepikiran terus apa yang menimpa teman-teman saya di depan saya dan pak GM.&lt;br /&gt;Dan Simon? Cuti ke Bali deh kayaknya...&lt;br /&gt;Apes lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ya mungkin begitulah nasib Associate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi associate adalah bola tanggung yang di tendangkan kesana-kemari.&lt;br /&gt;Dia punya bawahan yang bisa diperintah tetapi juga punya boss yang tidak bisa dilangkahi.&lt;br /&gt;Dia boleh mengusulkan tetapi tidak bisa mengambil keputusan final.&lt;br /&gt;Dia duduk di kursi direktur dengan catatan pada posisi wannabe.&lt;br /&gt;Dia &lt;br /&gt;Dia secara politis aman karena punya bumper ke luar tetapi dia harus menjadi bumper ke dalam.&lt;br /&gt;Dia boleh naik mobil atasannya, tetapi harus rela jika sekonyong-konyong diturunkan di jalan.&lt;br /&gt;Dia bisa melihat obyek ke depan, tetapi selalu terhalang pepohonan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi...&lt;br /&gt;Nanti kalau sudah berhasil ke jenjang posisi berikutnya dia bisa bilang kepada bawahannya : “Jangan cengeng, kalau cuma begitu aku pernah mengalami yang lebih buruk”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi Associate adalah era pendewasaan. yang sering penuh kepahitan, serba tanggung, geregetan dan ketidak nyamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung saya hanya mengalami setahun.&lt;br /&gt;(Pantesan nggak pernah dewasa...)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-6235222028264131434?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/6235222028264131434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=6235222028264131434&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/6235222028264131434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/6235222028264131434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/04/middle-man-between-pure-black-and.html' title='Middle Man - Between pure black and blended'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/SAgtO3QN6WI/AAAAAAAAAF8/LCSzwiDcoKw/s72-c/71554983.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-2468781063240506650</id><published>2008-04-03T22:11:00.000-07:00</published><updated>2008-04-03T22:48:31.205-07:00</updated><title type='text'>“Bad marketing wish - Too much coffee will kill you (Queen)”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R_W7J1KZToI/AAAAAAAAAF0/dAQ5d-WXeWE/s1600-h/TanahKosong.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R_W7J1KZToI/AAAAAAAAAF0/dAQ5d-WXeWE/s400/TanahKosong.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185256323550891650" /&gt;&lt;/a&gt; Saya pernah di cap ‘anti marketing’ di sebuah milis.&lt;br /&gt;Entah apa maksudnya, apakah agency tempat saya bekerja dulu begitu dilihat sebagai 'main competitor' agency dia, atau karena saya pernah menganut ‘faham award driven’ di agency sebelumnya yang membuat yang bersangkutan begitu sinisnya dengan ‘drive’ tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, bagaimana mungkin saya bisa ‘anti marketing’ sementara saya bekerja di industri advertising seperti ini. Darimana saya bisa mendapat gaji kalau bukan  income dari para marketer di pihak klien.&lt;br /&gt;Aneh. Ah tapi sudahlah, saya berusaha melupakan ‘tuduhan’ itu dengan bekerja sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan saya ngobrol sama Glenn Marsalim (dedengkot freelancer itu) di YM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GM : “Aku lagi pusing nih, bantuin agency2 kok sekarang nggak proper ya kerjanya.     Serabutan sekali. Kalau aku jadi klien liat kerjaan agency gitu juga gak respek. Tapi mirisnya, orag agency nya ngerasa udah luar biasa kerjanya”&lt;br /&gt;GS  : “Emang sih terasa ada peralihan pola agency, kinerja, sumber daya manusia dsb”&lt;br /&gt;GM  : “Jadi kesannya tuh ‘asal’ gitu loh.... Aku juga ngerasa kalau jadi klien juga makin gak percaya dan respek sama agency selonte lontenya aku, aku tetep ngerasa kita mesti coba kasih saran yang menurut kita terbaiknya gimana kalau udah mentok tok tok baru deh nyabo, tapi kalau sekarang tuh belum apa apa dah nyabo”&lt;br /&gt;GS  : “Itu dia... gak ada yang mendidik market dalam komunikasi jadinya, klien          nganggep begitulah agency, makanya fee nya bisa di abuse. Output yang kita          liat setiap hari di media ya seperti itu. Oooo....itulah iklan”&lt;br /&gt;GM  : “Emang siiih.... klien juga makin hari makin pelik ya keadaannya berasa lah dari brief mereka juga makin hari makin pelik. Agency juga mesti lebih lentur dalam menyikapinya, tapi sekarang kalau agency dianggap third party atau diremehin klien, gak boleh sakit hati kan&lt;br /&gt;GS  :  “Terrlanjur gitu... sebenernya disini fungsi organisasi untuk men......   tiiiiiiittttttttttttttt    &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;(disconnected) &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GM  : “Aku sih ya gak mikirin organisasi sama sekali&lt;br /&gt;GS  : “Kamu gak mikirin tapi ini udah jadi virus industri, kondisinya gak ada yang         ngobatin. Suatu hari kalau aku bisa keluar dari advertising dan hidup mapan dari sumber lain (amin!), aku pengin nulis buku kumpulan kejadian2 di bisnis advertising :"Advertising is not Everything". Kamu mau jadi editorku?&lt;br /&gt;GM  : “Mau... hehehehehe, tapi aku belum selesai dengan kekesalanku ini kok kamu dah ganti topik kayak orang iklan deh&lt;br /&gt;GS  : “Ya beginilah caraku kompensasi. Topiknya struktural soalnya, penyakit inti sel&lt;br /&gt;GM  : “Aku bilang sih secara sederhana orang orang iklannya aja yang ngaco. Masalahnya jangan ngomong mendidik lah emang siapa lebih pinter dari siapa. Agency juga gak lebih pinter dari siapa siapa&lt;br /&gt;GS  : “Bukan masalah pinteran siapa tapi agency musti bisa duduk semeja dengan klien&lt;br /&gt;GM :  “Untuk bisa kerjasama kan mesti saling ngerti toh? Nah seberapa banyak agency mau ngertiin klien lah&lt;br /&gt;GS  : “Mari kita tutup dengan mengucapkan : Begitulah&lt;br /&gt;GM  : BEGITULAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jebakan. &lt;br /&gt;Jebakan yang juga saya rasakan dalam mendevelop team kreatif. Prioritas antara memahami brand, memahami konsumen, memahami kompetisi, memahami market, memahami media dan menjadikannya fokus sebagai output, jadi terjungkir balik dan tidak akan pernah lengkap tanpa pemahaman yang komprehensif terhadap bisnis klien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman yang terakhir ini menurut saya musti dibalik menjadi yang pertama. Dan ini bukan hal gampang untuk ditanamkan di seluruh denyut nadi semua anggota team. Dan kalau mereka nggak ngerti-ngerti, itu salah saya juga.&lt;br /&gt;Jebakan batman yang mempersempit angle anggota team, sehingga output kreatif nya keukeuh sumeukeuh idealis atau yang seperti Glenn bilang : nyabo onanis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus, hubungannya dengan judul di atas?&lt;br /&gt;Ooooh.... itu?&lt;br /&gt;Itu adalah tentang kavling di depan rumah saya yang belum laku2 dan saya doakan tidak pernah laku biar tidak menghalangi angin ke rumah saya dan seolah-olah saya punya halaman depan yang luaaaaas.....&lt;br /&gt;Anti marketing?&lt;br /&gt;Ya ndak lah, buktinya saya tidak mencabuti papan nama para broker kayak LJ.Hooker (ini nama kok ya hooker to yaaa...?)dan kawan-kawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan berusaha memahami bisnis klien, hihihihi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** Transkrip dialog YM di upload atas seijin Glenn&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-2468781063240506650?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/2468781063240506650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=2468781063240506650&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/2468781063240506650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/2468781063240506650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/04/bad-marketing-wish-too-much-coffee-will.html' title='“Bad marketing wish - Too much coffee will kill you (Queen)”'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R_W7J1KZToI/AAAAAAAAAF0/dAQ5d-WXeWE/s72-c/TanahKosong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-3774567105060996809</id><published>2008-03-31T19:59:00.000-07:00</published><updated>2008-03-31T20:06:18.145-07:00</updated><title type='text'>“The Gudeg and the Cong” - Over boiled local Toebroek”</title><content type='html'>Tadinya saya pengin beri judul postingan ini sekeren : ‘Thief and The Cobbler’ (ingat film animasi absurd tahun 80an?), atau ‘Starsky and Hatch’, atau ‘The King and I’, eh jadinya kok ya gudeg juga.&lt;br /&gt;Bodo ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu setelah Imlek saya sms si Fung : ‘Cap go meh’.&lt;br /&gt;Dia jawab : &lt;br /&gt;o/o: “Wah shio Tikus cong nya berat tahun ini”&lt;br /&gt;x/x : “Ha? apa itu cong? (moncong? congor?) Aku shionya Tikus...”&lt;br /&gt;o/o: “Kesehatan dan keberuntungan. Musti banyak-banyak berdoa dan menjaga kesehatan dengan benar. Kalau di klenteng ada ritual khusus untuk menolak bala”&lt;br /&gt;x/x : “Oooo ...(=melongo).&lt;br /&gt;Di hari lain Glenn bilang melalui YM nya.&lt;br /&gt;*/* : “Banyak-banyaklah sedekah”&lt;br /&gt;(saya lantas ingat persembahan bulanan yang belum saya kumpulkan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan berjalan rada tidak biasa sampai datangnya lemas-lemas, mual dan anget-anget nggak jelas.&lt;br /&gt;Tusuk jarum dan moksa tidak mempan dan hanya menunda datangnya demam di hari berikutnya. &lt;br /&gt;Not now! Lusa ada pitching.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Confession to dr.Jacob.&lt;br /&gt;Adalah seorang dokter Jacob, general practitioner yang senior. Dari cara memegang pasien saya tahu dia setingkat dokter Broto dari Angkatan Laut itu.&lt;br /&gt;Dan diagnosanya bisa diandalkan tentunya.&lt;br /&gt;x/x : “Dok, saya pernah bed rest tujuh tahun lalu karena gangguan fungsi hati, trus beberapa bulan lalu karena kristal di ureter saya. Apakah ini akan terulang Dok?”&lt;br /&gt;+/+ : “Tidak ada salahnya nanti setelah demamnya turun check darah ke lab. Ini saya deteksi ada radang di tenggorokan”&lt;br /&gt;Anti biotik yang sebisa mungkin saya hindari, kali ini tidak bisa dielakkan.&lt;br /&gt;Pitching bisa ditebar dengan pesona maksimal.&lt;br /&gt;Thank God.&lt;br /&gt;Malamnya muntah tanpa keluar apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kyle Kwong is no longer interesting.&lt;br /&gt;Antibiotik dokter Jacob bikin teler seteler-telernya (mengingatkan saya akan tagline es teler di Yogya dulu : Memasyarakatkan es teler dan menelerkan masyarakat.)&lt;br /&gt;Kepala tidak pernah tegak, badan lemes aneh (istilah teman saya : kurang jelas maksudnya :P)&lt;br /&gt;Mual dan lucunya, sampai nonton acara kulinernye Kyle Kwong dan Anthony Bourdain saya eneg melihat makanannya. Apakah TV sekarang sedemikian interaktifnya sampai makanan yang di broadcast bisa bikin mual penontonnya? Heran.&lt;br /&gt;Anehnya, pengin banget rasanya bisa makan gudeg saat itu.&lt;br /&gt;Terbayang nasi panas dengan gudeg sambel krecek, tahu yang kenyal-kenyal gempi, telur pindang yang coklat kehitaman (M74, Y72, C57, K79) serta dada ayam dengan areh yang menggiurkan (yang menuruh istilah pak Umar Kayam almarhum : ‘mlekoh’) terus disuwir-suwir. Huaaaaaaaaaaaaaaaa............&lt;br /&gt;x/x : “Aku tak mereparasi tubuhku dulu ya, daripada masuk trus kayak kemarin mual lagi”&lt;br /&gt;Teman-teman saya di kantor pasrah. &lt;br /&gt;Atau tepatnya hopeless.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R_GmbVKZTmI/AAAAAAAAAFk/WEFSvWQOC-o/s1600-h/TekosEdan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R_GmbVKZTmI/AAAAAAAAAFk/WEFSvWQOC-o/s400/TekosEdan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184107634547576418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to square one.&lt;br /&gt;Body saya tidak mampu menyerap antibiotik dan obat mual yang bikin hoek.&lt;br /&gt;Internist andalan saya dr. Azwar saya datangi siang-siang (padahal dapet nomernya pagi-pagi).&lt;br /&gt;Sekujur perut rasanya kram.&lt;br /&gt;Seperti Abraracourcix yang melolong ketika perutnya kejatuhan daun sewaktu sakit maag, begitulah saya saat dokter Azwar memegang ulu hati saya.&lt;br /&gt;+/+ : “Obat ini terlalu kuat untuk lambung, saya ganti ya. Yang antibiotik dihabisin saja”&lt;br /&gt;(keluh)&lt;br /&gt;o/o : “Bukan gangguan fungsi hati dok?”&lt;br /&gt;+/+ : “Rasanya bukan. Bapak sedang stress?”&lt;br /&gt;(keluh)&lt;br /&gt;Dua hari tidak ada tanda perubahan signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yellow spot.&lt;br /&gt;Jumat malam 18.25-18.30 (emang perang Diponegoro?) sampailah saya di UGD yang sedang berisik. Hemmm...dokter jaganya gak detail, kecuali :&lt;br /&gt;+/+ : “Mata Bapak kuning sekali, sebaiknya dirawat dan temperaturnya 38,6. Sebaiknya segera cari kamar”&lt;br /&gt;Mau saya memang dirawat, tapi cari kamar di sini?&lt;br /&gt;Sewaktu masih jadi salah satu direktur perusahaan besar (perusahaannya yang besar, gaji mah segitu-gitu aja), ini gak jadi masalah. Saya bisa langsung ke VIP.&lt;br /&gt;Tapi sebagai saya sekarang, pemegang saham Sharp Knees Capital &amp; Co (maksudnya Perusahaan Modal Dengkul Tajam, gitu lhoh) saya musti berhitung.&lt;br /&gt;Kelas satu aja, yang satu ruang berdua. Lebih murah pastinya.&lt;br /&gt;Cilaka, penuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Doctor’s speaking.&lt;br /&gt;+/+ : “Hasil test darah, urine dan feces menunjukkan ini positif Hepatitis A. SGOT nya tinggi sekali pak, normalnya 35 ini 1700. Tapi biasanya kalau matanya kuning demamnya berhenti. Jadi kita tunggu test susulan...”&lt;br /&gt;(suster datang dengan lab report terbaru)&lt;br /&gt;+/+ : “Oh ini dia. Typhusnya positif”&lt;br /&gt;Jam 12 malam si kakak dibangunin untuk menandatangani konsekwensi treatment antibiotic yang akan digelontorkan lewat infus kedua, yang biayanya (itu yang dimintakan kesepakatan) huhuhuuuuuu......&lt;br /&gt;Ya udah ditandatangani aja.&lt;br /&gt;Seraaaaaah deh.&lt;br /&gt;Malam itu tergeletak pasrah.&lt;br /&gt;Jam 5.30 dibangunkan suster untuk mengganti sprei, ukur suhu, ukur tensi dan melap badan. Mana mungkin bisa tidur lagi.&lt;br /&gt;Jam 6 pagi adalah momentum akbar untuk makan gudeg. Sambel krecek, tahu kenyal, telur pindang, ayam suwir-suwir dan.... pintu di ketok petugas gizi mengantar sarapan pagi : bubur putih polos dengan telur rebus !&lt;br /&gt;Seraaaaaaaah deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batman Begins&lt;br /&gt;Hari ketiga dilepas mandi sendiri.&lt;br /&gt;Begitu saya menikmati kucuran shower dengan mata terpejam, mendadak saya melihat lubang bersinar terang sekali dalam kegelapan retina saya. Seperti point of view Batman waktu kecil yang terjerumus dalam sumur melihat ke langit. Mulut gua atau mulut sumur dengan sinar turquoise kuat sekali.&lt;br /&gt;Saya menikmati sinar itu karena memang bagus warnanya (art directed), dan kemudian ada sinar yang lebih kecil tapi tajam ditengah sinar turquoise tadi. Selama hampir 10 menit mata terpejam saya menikmati sinar berwarna itu. Komposisi hue, saturation, color balance dan segala teori Newton serta treatment Photoshop, adobe Light Room atau Aperture ada semua di situ.&lt;br /&gt;(Ini ngomong apa ya?)&lt;br /&gt;Dan ketika mata saya terbuka, lubang sinar tadi menabrak dinding keramik dengan reversed color menjadi bintik kuning yang besar.&lt;br /&gt;Saya melihat spot kuning di dinding kamar mandi, terang...seterang sinar di lubang sumur Batman tadi. Saya mengedip-kedip dan yellow spot itu tidak hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan semu.&lt;br /&gt;Jumat atau tepat seminggu dr. Azwar menghibur bahwa semua sudah baik, sudah oye, tinggal besok pagi sekali lagi ambil darah untuk di check. kalau sudah baik siang bisa pulang.&lt;br /&gt;+/+ : “Tapi bukannya orang Jawa tabu ya pulang hari Sabtu?”&lt;br /&gt;Dokter ini orang Padang, dan saya yang Jawa malah nggak tau masalah itu.&lt;br /&gt;Sabtu dini hari saya siap diambil darah.&lt;br /&gt;Sorenya si pak dokter melemaskan harapan.&lt;br /&gt;+/+ : “Typhusnya belum hilang. SGOT dan SGPT sudah turun drastis. Bilirubin 1.5 9mustinya 1) tapi Gamma GT kok naik ini. Jadi jangan pulangnya besok aja dengan syarat di rumah musti istirahat dan diet ketat. Jangan kerja dulu!”&lt;br /&gt;(Terus, gimana saya bisa gajian?)&lt;br /&gt;Orang Jawa memang nggak boleh pulang Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai hari ini keinginan makan gudeg dengan ayam suwir-suwir, tahu kenyal gempi, telur pindang kehitaman dan sambel goreng krecek serta nasi kemebul itu belum juga kesampaian.&lt;br /&gt;Meskipun gudeg adalah makanan tanpa gizi (gimana bergizi wong enaknya dinikmati kalau sudah dipanasi 2 hari - tapi ya gitu deeh), gudeg memang tiada duanya. &lt;br /&gt;Selamat makan bubur sagu. Ealaaah Cong...Cong!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-3774567105060996809?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/3774567105060996809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=3774567105060996809&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3774567105060996809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3774567105060996809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/03/gudeg-and-cong-over-boiled-local_31.html' title='“The Gudeg and the Cong” - Over boiled local Toebroek”'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R_GmbVKZTmI/AAAAAAAAAFk/WEFSvWQOC-o/s72-c/TekosEdan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-8093601047610921722</id><published>2008-02-22T03:46:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T16:42:30.810-08:00</updated><title type='text'>“Brand personality. What personality? Say again?” - Latte or decaf?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R7627LDI-9I/AAAAAAAAAFI/xRZkrCXhYT8/s1600-h/Jagoeng.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R7627LDI-9I/AAAAAAAAAFI/xRZkrCXhYT8/s320/Jagoeng.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169770549962406866" /&gt;&lt;/a&gt;Ini kenapa sih ya dari tadi sepanjang jalan tol disalip, dipepet, nyaris disrempet... awas kalau dibaret (rhyming...:P)&lt;br /&gt;Lagian masih jam 8.00 pagi ngapain pada pecicilan, toh nanti end-up nya di gerbang tol (psst...di sanalah saya biasanya memotong para penyalip itu - strategi Schumacher di lap terakhir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan ini saya perhatikan tipe-tipe mobil yang suka bener menyalip, memepet dan nyaris menyerempet.Dan pelakunya kok ya tipe itu-itu juga, heran!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya saya nggak pernah rela disalip mobil yang powernya lebih kecil. Siapa elu, kan? Pokoknya asal di kaca spion terlihat mobil yang nggak mungkin menang dipacu ngelawan mobil andalan saya yang segitu-gitunya ini, gak bakal saya kasih jalan. Mau klakson, mau kasih sign, lampu kedip, atau nyemprot air bila perlu...no way. (“No way”  artinya gak ada jalan kan?)&lt;br /&gt;Atau kalau enggak saya giring ke kiri biar dia nyelip dari arah kiri trus kepentok mobil di jalur kiri, dan saya tetap berjaya leading the way. &lt;br /&gt;Jahat sih.... but that’s the trick.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oli saya aja Mobil-1 bukan Top-One yang iklannya kayak 'aduuuh' itu (ini kok banyak kata repetitifnya seh...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya kalau yang terlihat dari belakang adalah mobil2 Eropah, dengan hormat saya musti tau diri (selain pengin punya yang begituan juga sih. Huh, itu toh cuma produk. Kata bapak saya dulu “Iku mung perkoro kadonyan” - masalah duniawi. Nggih paaak...tetep aja saya pengin VW Toureq).&lt;br /&gt;Nggak mugkin lah saya berpacu dengan mereka yang powernya berpuluh-puluh kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ini lho....&lt;br /&gt;Mobil cilik-cilik kemlinthi mlintar-mlintir sok aksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah ranking merek mobil (dari observasi beberapa bulan itu), yang bertingkah laku “keliru” di jalan tol:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Yang pertama, produk hasil kolaborasi Toyota dan Daihatsu. Ini bener-bener sok trengginas (saudaranya ‘trenggiling’) seolah-olah alergi kalau ada mobil di depannya. Posisi ini dulu diduduki oleh mobil keluarga keluaran Sunter.&lt;br /&gt;2. Yang kedua mobil generik keluaran Honda, mereknya seperti nama jenis musik (mau ngomong Jazz aja mbulet). Entah kenapa ini kok ya sok gesit, wong cc-nya aja gak cukup buat bayar uang kuliah (konon banyak pengendaranya mahasiswa) kok pencilakan (maaf nggak ada padan katanya di  i-Dictionary).&lt;br /&gt;3. Yang ketiga, itu tadi mobil keluarga keluaran Sunter. Posisinya turun menjadi peringkat ke tiga setelah keluar model yang lebih alusan dan inovatif (bilang aja Innova !)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Top dah pokoknya.&lt;br /&gt;Tapi belakangan kalau dipikir lagi, ngapain juga merespons mereka ya?&lt;br /&gt;Saya malah lantas tertantang untuk mencoba mempelajari kira-kira seperti apa saja  sih para pengemudinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil yang pertama.&lt;br /&gt;Okelah, mungkin itu mobil pertama (the first car) yang mereka miliki. Tanpa bermaksud negatif atau tidak sopan (sumpih, enggak!) saya bisa kok memahami excitement nyetir mobil pertama hasil jerih-payah dan kerja keras. Nyelip kanan kiri, di geber bahkan kalau bisa diputer kayak bianglala di Dufan, muter deh situ. It’s fun, it’s good for you. Go ahead.&lt;br /&gt;Mobil ini punya personality : gesit hiperaktif (agak rhyming juga sih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil yang kedua. &lt;br /&gt;Sedan gitu loh. Belinya indent pula, susah kan dapetinnya? It’s my own car, young generation. Energi meluap. Menyandang personality yang muda, yang dinamis (kayak slogan rokok jaman dulu). Dibeli dengan my own income, bangga dong! Dan kok ya irit dan enteng pula. Jadi kapan lagi digebernya? (Mas-mas, nitip pesen nggih...niku gampang ngglimpang lho mas...ati-ati mawon nggih). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil yang ketiga.&lt;br /&gt;Pengakuan yang sahih bahwa inilah mobil keluarga indonesia. Horeeee..... Jadi ya ngak bisa dong kalau ada anggota keluarga yang terlambat diantar atau dijemput... Ya harus ngebut dong ah. Kalau jebol toh murah spare part-nya. Monggooo...sak karepmu. &lt;br /&gt;Impresi personality yang saya tangkap : bertanggung jawab. &lt;br /&gt;Cieeee...... plok-plok-plok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak terhibur juga saya bisa mereka-reka sebuah pemahaman tentang personality dan tingkah-meningkah, laku-melaku mobil-mobil itu. &lt;br /&gt;Kayak kerja di advertising rasanya :P. &lt;br /&gt;Tapi kenapa postingan ini gambarnya gak matching? &lt;br /&gt;Art direction problem!&lt;br /&gt;'Gak tak naikin gajinya lo...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-8093601047610921722?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/8093601047610921722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=8093601047610921722&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/8093601047610921722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/8093601047610921722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/02/brand-personality-what-personality-say.html' title='“Brand personality. What personality? Say again?” - Latte or decaf?'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R7627LDI-9I/AAAAAAAAAFI/xRZkrCXhYT8/s72-c/Jagoeng.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-6336816438101470428</id><published>2008-01-30T21:16:00.000-08:00</published><updated>2008-01-30T21:25:59.734-08:00</updated><title type='text'>“I wanna fish stew” -  Does it match with espresso?</title><content type='html'>Kalau ditanya siapa orang yang paling kreatif di seantero dunia saat ini?&lt;br /&gt;Siapa tokoh paling aspiratif saat ini?&lt;br /&gt;Ingin seperti apa saya sebenarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban saya bukan David Droga, Andy Greenaway, Suthisak Sucharittanonta, apalagi Neil French. No way!&lt;br /&gt;Tokoh idola saya adalah Jamie Oliver, yang membuat saya menyesal kenapa dari kecil ibu saya merasa tabu mengajarkan anak laki-laki memasak.&lt;br /&gt;Lihatlah Jamie, lewat culinary expertise menyatukan dunia lewat perut dengan style tertentu.&lt;br /&gt;Lihatlah Jamie yang (istilah saya ‘making money in a fun way’) keliling dari negara ke negara lewat kendaraan kulinernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R6FaPxLH8XI/AAAAAAAAAE0/HkCjlYKPTGM/s1600-h/Jamie.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R6FaPxLH8XI/AAAAAAAAAE0/HkCjlYKPTGM/s320/Jamie.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161505874887831922" /&gt;&lt;/a&gt;Bukan, bukan seperti tamasya kuliner di tivi-tivi lokal yang low quality itu.&lt;br /&gt;Bukan seperti chef tivi Anu yang nggak pede dengan apa yang dia masak dan berusaha keras meyakinkan penonton bahwa sesungguhnya dia bisa masak. Sesungguhnya dia dibayar untuk pura-pura masak.&lt;br /&gt;Bukan juga road shownya presenter kuliner lokal yang berusaha membuat style dan idiom tertentu dengan shooting ala kadarnya.&lt;br /&gt;Bukan juga proposal bisnis media yang berusaha menarik brand untuk beriklan di slot kuliner atau acara masak memasak yang mengajarkan teknik menyayat ikan salmon secara keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamie Oliver setara Anthony Bourdain dan  Nigella Lawson. &lt;br /&gt;Expert. Artist. Cook. Stylish. Taste.&lt;br /&gt;Jamie punya kitchen di kebun belakang rumah.&lt;br /&gt;Jamie punya kebun strawberry, selada dan paprika sendiri di ‘behind the stage’ nya.&lt;br /&gt;Sementara di panggungnya yang sebenarnya Jamie dengan penuh gusto menyajikan resep yang selalu baru dan sarat ide (mari bandingkan dengan bisnis advertising) yang ‘straight forward’ menggugah selera penonton untuk bereaksi interaktif dengan apa yang dia visualkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kagum Jamie karena simplicity nya, of course.&lt;br /&gt;Terlebih dari itu, karena ide segarnya yang tidak pernah habis - yang dengan VW combi merangkap kitchennya keliling Italy, mampir ke biara membuatkan sarapan pagi dan menggelar menu sehat di pinggir jalan, mencegat semua orang yang mau makan pagi gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin pagi bangun tidur saya terkaget-kaget melihat Jamie di TV.&lt;br /&gt;Tukang masak ini ada di panggung live show, mengemas skill sedemikian hidup, menggabungkan musik, kuliner dan pemecahan rekor membuat adonan pasta terpanjang sambil tidak lupa mendemonstrasikan menu kreatifnya. Di layar lebar ada text lyric seperti karaoke : “ I wanna fish stew.....”&lt;br /&gt;Jamie berjingkrak. meloncat bernyanyi, kembali ke belakang stove nya mengaduk fish stew. Penonton di studio sebesar studio Empat Mata (kok Empat Mata?) ikut bernyanyi “ I wanna fish stew....”&lt;br /&gt;Dan alamak...anak itu bisa main drum mengikuti beat lagu. Penonton histeris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali inilah brand advertising yang dikemas lebih wise.&lt;br /&gt;Dan Jamie Oliver - si brand itu - menanam idenya di kebun belakang rumah untuk tumbuh dengan sendirinya tanpa menggantungkan keterlibatan David Droga maupun Neil French yang dipuja seperti dewa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-6336816438101470428?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/6336816438101470428/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=6336816438101470428&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/6336816438101470428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/6336816438101470428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2008/01/i-wanna-fish-stew-does-it-match-with.html' title='“I wanna fish stew” -  Does it match with espresso?'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/R6FaPxLH8XI/AAAAAAAAAE0/HkCjlYKPTGM/s72-c/Jamie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-5720750953008486741</id><published>2007-09-20T01:53:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T02:09:22.379-07:00</updated><title type='text'>“John Lowbatt Power’s crap” – early morning trap</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RvI2ry00dXI/AAAAAAAAAEs/vh9jW_MwPX8/s1600-h/Casual+Cutlery.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RvI2ry00dXI/AAAAAAAAAEs/vh9jW_MwPX8/s320/Casual+Cutlery.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112208653024523634" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang teman –pengusaha bisnis media – mengirim pesan Adium : &lt;br /&gt;o/o : “Kok Kopilova nggak pernah diupdate?”&lt;br /&gt;x/x : “Sik yo..”&lt;br /&gt;o/o : “Ngantuk tur ngelih ki, gak ada bacaan…”&lt;br /&gt;(padahal di status Adium saya tertulis SATE BABI DAN SEBOTOL HEINEKEN – tapi toh percuma, dia puasa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan tambahan teman tadi bilang agar saya nulis yang lucu karena katanya dia sedang lemah mental. Udah lemah, mental pula.&lt;br /&gt;Walah… hidup saya sudah sangat wagu untuk membuat hal-hal lucu.&lt;br /&gt;(untuk yang nggak ngerti istilah bahasa ibu kami, ya maaf)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bisa saya lakukan cuma mentertawakan kebodohan diri sendiri, paling tidak masih ada cara menghibur diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari (halah, openingnya aja udah nggak lucu!) di Hotel Four Seasons Singapore menjelang meeting waktu saya masih baru-barunya menjadi Creative Director (emang sekarang jadi apaaaaa? Jadi guyon!).&lt;br /&gt;Dari hari kemarinnya saya sudah diwanti-wanti sama Managing Director yang bule itu untuk jangan sampai terlambat bangun pagi, dan biasakan datang ON TIME.&lt;br /&gt;Maka menjelang tidur saya pesen kepada si Mas Morning Call (itu lho suara yang membangunkan pagi-pagiiiii sekali di telpon) untuk membangunkan saya jam 6:00.&lt;br /&gt;Tibalah waktunya turun untuk makan pagi di coffee shop, dan memastikan bahwa hari itu bahasa Inggris saya akan lancar (ada hari-hari tertentu dimana bahasa Inggris saya macet, meskipun saya pernah sekali seumur hidup terbukti sukses memarahi CD bule sambil menuding-nuding hidungnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, terjadilah awal ‘petaka’ pagi itu.&lt;br /&gt;Lha kok ndilalahnya, begitu masuk lift di sana ada pak Michael Conrad – Worldwide CD yang akan memimpin meeting nanti.&lt;br /&gt;Pucet seketika.&lt;br /&gt;Saya terjebak dalam basa-basi haha hihi dan pak Conrad menyeret saya untuk makan pagi semeja sambil nanya ini itu.&lt;br /&gt;Hadoooh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika saya ingat iklan John Robert Powers yang menawarkan table manner dan pelatihan kepribadian – yang menurut saya hanya berlaku buat orang-orang yang tidak punya kepribadian, atau malah berkepribadian ganda.&lt;br /&gt;Di atas meja ada sekian banyak sendok garpu dan pisau cutlery yang seketika menjadikan saya sangat ndeso.&lt;br /&gt;Serbet saya tebarkan di pangkuan saya (semata-mata karena saya ingat Mister Bean saat makan), celingukan sedikit ke kiri kanan.&lt;br /&gt;Nah…salah kan?&lt;br /&gt;Ternyata saya belum ambil makanan! Mau ngremus piring? Asu tenan, pagi-pagi udah salah, gimana nanti siangnya?&lt;br /&gt;Saya ambil sekenannya sambil menunggu pak Conrad yang berjas rapih duduk di seberang saya.&lt;br /&gt;Dengan hati-hati saya memotong telor mata sapi - yang meleset kesana-kemari saking licinnya – dengan pisau dan garpu. &lt;br /&gt;Tinggal makan aja susahnya minta ampun, apalagi mencari makan?&lt;br /&gt;Tertolong bahasa Inggris yang lumayan lancar, saya mampu ngobrol dengan pak Conrad.&lt;br /&gt;Mendadak saya lihat si Pak-e yang rumahnya di Frankfurt ini mencomot makanannya dengan telapak tangan dan mengemploknya begitu tanpa menggunakan jurus John Robert Powers sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o/o : “This is the way I enjoy my meal. I am sorry” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ealaaah…mbok ya bilang dari tadi kek, kan saya bisa duduk jegang di kursi. Kalau gitu aja mah situ pasti lebih ndeso.&lt;br /&gt;Situ nggak tau SGPC kan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-5720750953008486741?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/5720750953008486741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=5720750953008486741&amp;isPopup=true' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/5720750953008486741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/5720750953008486741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/09/john-lowbatt-powers-crap-early-morning.html' title='“John Lowbatt Power’s crap” – early morning trap'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RvI2ry00dXI/AAAAAAAAAEs/vh9jW_MwPX8/s72-c/Casual+Cutlery.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-2856966216140977561</id><published>2007-07-19T01:09:00.000-07:00</published><updated>2007-07-19T01:34:21.078-07:00</updated><title type='text'>Kitsch Cam – Sugar? One or two?</title><content type='html'>Beberapa bulan belakangan ini saya semakin heran dengan pemandangan di seputar saya. Siang-siang jam makan banyak yang menghilang ke toko kamera. Bergantian mereka membelanjakan 10-20 juta rupiah untuk sebuah kamera digital, hanya karena “teman sebelah sudah punya seri terbaru”.&lt;br /&gt;Ah, ternyata saya salah. &lt;br /&gt;Gejala seperti ini ternyata banyak terjadi juga di kantor teman-teman yang lain, dan di kantor temannya teman-teman yang lain. Menyerang seperti wabah, menghidupi toko-toko kamera yang melayaninya sampai seperti restoran cepat saji – dibikin paket harga hemat dengan lensa standar atau body only yang cenderung membingungkan mereka yang sebenarnya duitnya tanggung.&lt;br /&gt;Tapi mungkin yang penting kan menenteng kamera kemana-mana, bikin klub dadakan atau ikut kursus-kursus instant (yang membuatkan bisnis baru buat pengursus) tentang bagaimana mengukur cahaya dan exposure. &lt;br /&gt;Euphoria….&lt;br /&gt;Berlomba-lomba ikut lomba atau berburu bareng memotreti perempuan setengah, tigaperempat, lima perenam atau seratus persen telanjang dengan dalih berkesenian. Ini modus operandi lama!&lt;br /&gt;Mungkin ini yang dulu disebut Pak Umar Kayam sebagai ‘kitsch’, seni yang dikemas. Dipaket-paketkan, dijual eceran atau dipamerkan dengan upacara-upacara populer.&lt;br /&gt;Yang mengenaskan, seorang teman di kantor lain nggak boleh ikutan hunting karena kameranya cuma pocket kecil Canon IXUS. Pokoknya harus SLR yang lensa yang panjang-panjang nyeruduk sana-sini. Hadoooh…&lt;br /&gt;Ada lagi kubu-kubu nggak penting, pemakai Nikon dan pemakai Canon bersitegang saling mengunggulkan barang masing-masing. Hah, ‘barang masing-masing’?&lt;br /&gt;Nggak penting banget deh pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti beberapa tahun lalu, gejala yang lain juga pernah terjadi.&lt;br /&gt;Ada kelompok tertentu yang kemana-mana membawa stick golf di bagasi mobilnya, atau paling tidak membuat gaya berdiri yang berbeda dengan seolah menggenggam grip dengan benar, swing dan bing-bang!&lt;br /&gt;“Driving yuk…”&lt;br /&gt;Whooaa… gayamu, jancuk!&lt;br /&gt;Ternyata belum berani turun ke green.&lt;br /&gt;Ternyata masih pleyat-pleyot belajar mukul (atau menggengam?) yang benar to?&lt;br /&gt;“Asu tenan. Kemlinthi !” kata sesama teman sedaerah asal –yang belakangan saya tahu ternyata dia ikut-ikutan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8fP1kqZBI/AAAAAAAAAEM/6dQ-5KxX1C0/s1600-h/PiohSeller-Leica.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8fP1kqZBI/AAAAAAAAAEM/6dQ-5KxX1C0/s400/PiohSeller-Leica.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088820460891300882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8enVkqY_I/AAAAAAAAAD8/Y3T0h7TZo6k/s1600-h/RoughMarket-Leica.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8enVkqY_I/AAAAAAAAAD8/Y3T0h7TZo6k/s400/RoughMarket-Leica.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088819765106598898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8e51kqZAI/AAAAAAAAAEE/EHWnGBGpgf8/s1600-h/Window2-Leica.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8e51kqZAI/AAAAAAAAAEE/EHWnGBGpgf8/s400/Window2-Leica.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088820082934178818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8diFkqY8I/AAAAAAAAADk/Pu_6PnMmckk/s1600-h/CowboyNest-Leica.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8diFkqY8I/AAAAAAAAADk/Pu_6PnMmckk/s400/CowboyNest-Leica.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088818575400657858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8d2FkqY9I/AAAAAAAAADs/oaJftYMkCwE/s1600-h/BetweenTheLine-Leica.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8d2FkqY9I/AAAAAAAAADs/oaJftYMkCwE/s400/BetweenTheLine-Leica.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088818918998041554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8eVFkqY-I/AAAAAAAAAD0/BfHMRd9u2eY/s1600-h/JendelaMix-Leica.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8eVFkqY-I/AAAAAAAAAD0/BfHMRd9u2eY/s400/JendelaMix-Leica.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088819451573986274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untung saya nggak main golf sehingga nggak bisa kemlinthi.&lt;br /&gt;Untung saya cuma main kamera untuk menangkap obyek yang menurut saya menarik untuk dimasukkan ke dalam framing, diekspos, diedit, sebagai perpanjangan naluri berkesenian kecil-kecilan. Obyek yang saya terjemahkan sebagai texture dan gesture, karakter dan komposisi, gelap dan terang, kemeriahan warna dan kepucatan sifat. Tidak lebih dan tidak kurang.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8hAVkqZEI/AAAAAAAAAEk/LqdemNJllvM/s1600-h/leica_logo_www.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8hAVkqZEI/AAAAAAAAAEk/LqdemNJllvM/s200/leica_logo_www.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088822393626584130" /&gt;&lt;/a&gt;Kamera yang cuma saya surukkan di ransel dan baru terpakai setelah sekian lama mengamati obyek dengan mata telanjang. &lt;br /&gt;Mencoba membuat batu yang tidak menarik menjadi lebih dari sekedar batu. Mencoba menangkap isi hati penjual pioh (daging penyu) di Petak Sembilan setelah nanti dagangannya habis. Mencoba menangkap jatuhnya bayangan pada kaki pilar sambil membayangkan seolah-olah diri saya berada di Austria sana, atau menggaris bayangan jendela yang terabaikan dengan memberi kontras warna yang sebenarnya sudah diberikan di sana. Things like that lah… Leica anyone?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-2856966216140977561?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/2856966216140977561/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=2856966216140977561&amp;isPopup=true' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/2856966216140977561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/2856966216140977561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/07/kitsch-cam-sugar-one-or-two.html' title='Kitsch Cam – Sugar? One or two?'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rp8fP1kqZBI/AAAAAAAAAEM/6dQ-5KxX1C0/s72-c/PiohSeller-Leica.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-4295698212525777796</id><published>2007-07-13T02:43:00.000-07:00</published><updated>2007-07-15T20:25:27.803-07:00</updated><title type='text'>Simply Objective – It’s about pouring thing…</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RpdL5FkqY5I/AAAAAAAAADM/KXRFrDuaMkQ/s1600-h/DilarangSign.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RpdL5FkqY5I/AAAAAAAAADM/KXRFrDuaMkQ/s320/DilarangSign.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5086617748258841490" /&gt;&lt;/a&gt;Mbak D.O – seorang human resources director sekaligus membawahi general affair (termasuk menghandel affair-affair di kantor – bahasa opo to iki?) geram sampai gemetaran masuk ke ruang meeting manajemen sebuah ahensi (agency-red).&lt;br /&gt;“Can we talk about this matter?” katanya berapi-api kepada managing director Swedia.&lt;br /&gt;“Yooo…what matter? We are discussing about our revenue now” jawab si Swedia.&lt;br /&gt;“Have you observe our toilet bowl lately?” si mbak makin sengit.&lt;br /&gt;Si Swedia heran, apa yang terjadi dengan toilet? Dia tau sih kalau si mbak barusan pamit dari ruang meeting untuk ke toilet.&lt;br /&gt;Lalu si mbak seperti biasa berbicara meledak-ledak.&lt;br /&gt;“Itu ya… para laki-laki kalau nggak bisa kencing lurus mendingan jadi banci aja!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang mempunyai penis saat itu menoleh serentak ke arah si mbak.&lt;br /&gt;“Yo’opo to?”&lt;br /&gt;Muka si mbak masih merah. Dia menjumput risoles sebelum meneruskan protesnya.&lt;br /&gt;“Para lelaki di kantor ini nggak mau mengangkat dudukan toilet, langsung aja kalau kencing cuuuur….belepotan kemana-mana. Jijik tauk…!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang mempunyai penis serentak tersipu girang (kombinasi aneh, tersipu dan girang). Si mbak semakin antusias.&lt;br /&gt;“Makanya kalau nggak bisa lurus, dipotong aja!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya protes si mbak beralasan sekali. Waktu itu toilet kami hermaphrodite (satu lubang dipakai laki dan perempuan maksudnyaaa…).&lt;br /&gt;Alangkah tidak enaknya para wanita yang harus duduk di toilet dengan pantat lengket-lengket kena flek bekas kencing para lelaki sekantor.&lt;br /&gt;Kalau disiram dulu kan pantatnya jadi basah dan dingin.&lt;br /&gt;Pilihan yang sangat tidak enak : kering lengket atau basah dingin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya si mbak menyebar email dengan kekuasaannya sebagai direktur HRD tentunya.&lt;br /&gt;Membuat peraturan tentang tata cara dan tata krama menggunakan toilet khusus ditujukan oleh kaum berpenis (meskipun dia bukan lelaki – ndak penting to?).&lt;br /&gt;Kurang puas dengan email, dia tempelkan peraturan itu di pintu toilet (ambiant media hahahahaaa...)&lt;br /&gt;Celakanya….oalah mbak…mbak… peraturan itu dicoret-coret, diplesetin kata-katanya (terbukti bahwa plesetan adalah bagian dari budaya negeri ini), yang membuat si mbak kembali berang dan membawa isu itu di meeting menajemen bulan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan di negeri tetangga.&lt;br /&gt;Di sebuah urinoir lelaki (nulisnya gimana sih, ntar diprotes kalau salah eja) di Asia Pacific Videolab di tempel stiker yang mengatasnamakan komunitas penunggang Harley Davidson (atau Harson Davidley?), ada logonya segala :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“We aim to please. So please aim properly”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali ke tempat itu selalu ingat si mbak. Ternyata sama saja. Para pemilik penis memang kurang ajar (regardless mereka lelaki atau bukan).&lt;br /&gt;Dasar orang iklan, udah jelas objective-nya simple, diminta kencing lurus kok ya masih diputar-putar eksekusinya, huh! Terbiasa mikir complicated!&lt;br /&gt;(Melengos and … cut!)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-4295698212525777796?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/4295698212525777796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=4295698212525777796&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/4295698212525777796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/4295698212525777796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/07/simply-objective-its-about-pouring.html' title='Simply Objective – It’s about pouring thing…'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RpdL5FkqY5I/AAAAAAAAADM/KXRFrDuaMkQ/s72-c/DilarangSign.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-5468162329150437466</id><published>2007-07-04T20:40:00.000-07:00</published><updated>2007-07-04T20:42:46.524-07:00</updated><title type='text'>“Wet towel on the bed” – spilled robusta</title><content type='html'>“The beauty of staying in the hotel is….” begitu seorang film director yang mobilitasnya tinggi membuka pembicaraan yang langsung saya potong.&lt;br /&gt;Saya tahu yang dia maksud. Saat kita meninggalkan kamar, semua dalam kondisi berantakan. Bathrobe di lantai (lho kok di lantai?), handuk di kursi, remote control entah di mana, celana terbang ke atas telpon dan sebagainya, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Pergi ya pergi aja. Dan sore hari begitu kita masuk kamar lagi, semua tertata bersih. Linen putih halus dengan matras yang kayaknya ambles kalau ditiduri (baca : ‘matras’ yang ditiduri –red), bathrobe sudah digantung di kamar mandi, handuk-handuk sudah baru, kamar berbau segar (baca : ‘non smoking room’ – red), bantal mengundang untuk ditiduri (baca : ‘bantal’ –red) dengan kuncup bunga teratai atau mawar putih di atasnya.  Dududududuuuuuu…. deh pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RoxocmHOesI/AAAAAAAAADE/4mAAQzu_4kE/s1600-h/Towel.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RoxocmHOesI/AAAAAAAAADE/4mAAQzu_4kE/s320/Towel.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5083552919870929602" /&gt;&lt;/a&gt;Padahal…&lt;br /&gt;Ibu saya dulu selalu menjewer anak-anaknya kalau kami meninggalkan handuk basah di atas tempat tidur sehabis mandi dan berrr…pergi begitu saja. Dan kejadian itu terulang terus hampir setiap hari sampai kami dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya tapi begitulah mungkin esensi dari bisnis layanan, setelah dapat kamar, tinggal suks-suka, diberantakin, yang penting tidur lelap. Kalau toh ada yang ngerapiin ya itu tugas house keeper lah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah house keeper bisa tidur lelap?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelap kan merek obat untuk tidur berkualitas, paling tidak begitu kata iklannya. Kalau Diapet obat diare. Nah kalau Merit (slim : bhs. Jw) obat pelangsing. Terus apa hubungannya dengan handuk basah?&lt;br /&gt;(Siapa bilang ada hubungannya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghubungkannya adalah… begitu banyak merek yang dibuat sedemikian gamblang menceritakan benefitnya, bahkan secara brutal menyingkat benefit itu menjadi merek. Diapet dari kata ‘diare mampet’, misalnya. Antangin short cut dari anti masuk angin. Atau Kurang Asem, Jesscool (anjrit!), dan sebagainya.&lt;br /&gt;Ada satu merek namanya Geliga (saya lupa itu apa), singkatan dari ‘geli-geli juga’?&lt;br /&gt;Mungkin suatu hari ada merek Meringis, Monyong, Kupret, Semut, Kerokan dan lain-lain yang siapa tahu beneficial buat produknya.&lt;br /&gt;Terus bagaimana mengkomunikasikan agar merek itu tumbuh? Ya, itu tugas agency untuk menyingkirkan handuk basah, menyampirkan bathrobe hingga memberi sentuhan akhir bunga di atas bantal.&lt;br /&gt;Pemilik merek kan penyewa kamar, yang menyewa berdasar klasifikasi jasa layanan dan harga.&lt;br /&gt;Pernah ada seorang klien yang datang ; “Saya punya uang 2 milyar buat bikin produk pembersih lidah. Saya beri nama Tangkliner” (Tongue Cleaner – nah lo…ada lagi kan singkatan-singkatannya hehehe, dibilangin gak percaya). &lt;br /&gt;Pak klien tadi tidak memikirkan sampai kapan mereknya akan dikembangkan. Bagaimana dia mikir, lha wong dia cuma mau invest 2 milyar aja kok. Begitu balik modal ya sudah, sukur-sukur laba dikit.&lt;br /&gt;Tangkliner dibuat dengan stainless steel, berupa pelat tumpul yang melengkung huruf U, mengingatkan kita pada peralatan dokter-dokter jaman dulu yang dibakar dengan spirtus sebelum dipakai.&lt;br /&gt;Dalam waktu dekat, merek-merek penerbit pasta gigi membuat produk sejenis dari plastik yang dijual jauh lebih murah dibanding stainless teel.&lt;br /&gt;Bagaimana uang pak klien yang 2 milyar itu? Embuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munghkin begitulah nasib merek-merek spontanitas yang tidak didisain hidup untuk jangka panjang, sehingga teori brand building nggak laku diaplikasikan. Yang laku adalah teori taktis berkelit mlintir elastis.&lt;br /&gt;Bahkan beberapa merek sengaja dibunuh di perjalanan begitu melihat market mulai jenuh, dan si pemilik modal membuat merek baru, mungkin di kategori yang baru pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan para house keepers dengan rutin melakukan tugasnya, mengganti handuk basah yang ditinggalkan, mengganti linen bed spread yang lebih putih, menggantungkan bathrobe ke tempat semula, membuang kondom bekas (kalau ada) dan pura-pura tidak tahu apa yang terjadi semalam, menyiapkan bantal biar tetap fluffy, dan memberikan sentuhan bunga di aatasnya. Agar si penyewa jasa tinggal dengan nyaman dan hidup suka-suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak siangan sedikit, para house keepers akan mengetuk pintu untuk melengkapi isi mini bar, menambahkan coklat atau permen penambah gairah sambil bilang : “Have a good day, Mister”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong permen, teman saya seorang copy writer pernah mengajukan usulan merek permen yang spektakuler bernama : UNTALEN (telan dengan paksa).&lt;br /&gt;Kapokmu kapan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-5468162329150437466?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/5468162329150437466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=5468162329150437466&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/5468162329150437466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/5468162329150437466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/07/wet-towel-on-bed-spilled-robusta.html' title='“Wet towel on the bed” – spilled robusta'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RoxocmHOesI/AAAAAAAAADE/4mAAQzu_4kE/s72-c/Towel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-3912079972081558870</id><published>2007-05-30T03:15:00.000-07:00</published><updated>2007-05-30T03:24:09.248-07:00</updated><title type='text'>"Adfest, salmon and chicken masala" - The most boring thing</title><content type='html'>Masih terngiang di benak saya beberapa tahun lalu, sewaktu seorang teman – pemilik agency di Jakarta- dengan berang berkata : “Masa’ sih kita nggak bisa menang di sini? Malu banget gue”.&lt;br /&gt;Dia mengucapkan sambil mengunyah salmon yang mungkin terasa aneh di lidahnya, dan sesekali menyeruput Chardonnay yang mungkin lebih terasa aneh lagi.&lt;br /&gt;Peristiwa itu terjadi di gala dinner Adfest, sebuah perhelatan komunitas intelektual advertising di garis regional Asia-Pacific, mulai dari Jepang ke New Zealand, dan dari Vietnam ke Srilanka di ujung sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rl1PW8W-ehI/AAAAAAAAAC8/xy2d8oZUaDI/s1600-h/Fish.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rl1PW8W-ehI/AAAAAAAAAC8/xy2d8oZUaDI/s320/Fish.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070296011067259410" /&gt;&lt;/a&gt;Kepala teman saya tadi terus menggeleng-geleng sambil mengeluarkan kata “Masa’ sih” itu berulang kali. Pokoknya penuh gerundelan dan gerutu.&lt;br /&gt;Setelah saya risih dengan ulahnya dan karena saya juga kepengin menikmati salmon aneh karena harganya yang 500 USD dengan alih-alih ikut Seminar dan sebagainya itu, saya bilang kepadanya :&lt;br /&gt;“Makanya lu juga ikutan ngirim entry, siapa tahu menang”&lt;br /&gt;Saya tahu persis teman saya itu tidak mengirimkan entry apapun, karena semua teman di industri ini mahfum kalau bisnisnya berada pada situasi ‘survival’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bisa mengirim entry ke forum seperti Adfest kalau yang ada dibenaknya hanya billing yang cepat-cepat bisa ditagih ke klien untuk menggaji beberapa karyawannya, sementara kualitas outputnya dinomor sekiankan.&lt;br /&gt;Mungkin nasib kawan saya tadi kurang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, barangkali nasib saya lebih beruntung. Paling tidak saya tidak perlu memikirkan bagaimana menggaji karyawan karena sayalah salah satu karyawan itu, sehingga sebenarnya lebih mempunyai peluang untuk menang di forum seperti Adfest. Yang celakanya hal itu tidak pernah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari waktu ke waktu saya diam-diam mencatat dan membisikkan catatan saya itu ke tim internal saya di agency.&lt;br /&gt;1. Bahwa eksekusi tidak kalah penting daripada ide. Sebuah keyakinan yang banyak ditentang teman-teman komunitas periklanan sendiri di Jakarta, yang sebenarnya tidak begitu saya pedulikan sampai akhirnya mereka mengakui sendiri betapa ide besar akan nihil tanpa didukung eksekusi yang prima.&lt;br /&gt;Sayangnya pengakuan itu terjadi di Adfest tahun berikutnya. Jadi, ya tetap saja kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bahwa ‘size does matter’. Sebuah strategi mensiasati juri bahwa display print ad dan poster yang berukuran besar akan lebih dilihat dibanding dengan menempelkan proof print apa adanya di atas selembar karton yang ‘kiwir-kiwir’.&lt;br /&gt;Beberapa teman di agency multinasional sangat menyetujui hal itu, karena mungkin itulah yang diajarkan oleh forum CD Meeting di network masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bahwa subtitle untuk entry TV adalah sesuatu yang amat penting, mengingat komposisi Juri yang sangat beragam bahasanya, dan jangan pernah mengagungkan bahwa Bahasa Indonesia akan gampang dimengerti di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bahwa bahasa visual dan simplicity adalah kesempatan untuk mengambil hati Juri, meskipun sewaktu saya menjadi Juri di sana sempat ada komentar : “I miss a long copy ad”, yang hanya disambut dengan senyum Juri-Juri lainnya.&lt;br /&gt; Celakanya ketika hal itu dilempar di milist, timbullah dikotomi antara copy based dan art based, sebuah polemik yang memboroskan enerji. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak komunikasi berubah tidak lagi massal dan ide dikembangkan dari potensi medianya, maka Adfest menjadi lebih menarik.&lt;br /&gt;Eksplorasi contact point sebagai media menjadi seru dan menggelitik, membuka perspektif pemikiran penggunaan media-media baru seiring perkembangan bisnis media itu sendiri.&lt;br /&gt;Aktifasi brand menyusul sebagai fokus pembahasan di Adfest berikutnya, meninggalkan media konvensional. &lt;br /&gt;Print sesekali masih menakjubkan, TV belum kehilangan pesonanya, namun lihatlah Adidas dengan Flying Soccernya mendadak menimbulkan efek “Blar!” yang mengejutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek “Blar!” itu jugalah yang mewarnai beberapa entries Adfest 2007 bulan Maret lalu dan seketika membuat print/poster menjadi sangat dingin dan tidak menarik.&lt;br /&gt;Memenangkan metal dari single print tahun ini saya rasa bukan sesuatu yang sangat aspiratif – meskipun toh tim saya juga tidak memenangkan apapun – dibanding misalnya dengan apa yang dilakukan oleh batere Panasonic dengan enerji pesawat terbangnya. &lt;br /&gt;Kebesaran sebuah kampanye tidak lagi dilihat dari ‘piece by piece’ penggunaan media, tetapi dilihat dari totalitas cara mewujudkannya menjadi sebuah grand event, grand activation.&lt;br /&gt;Passion kreatif tidak lagi dari ide seorang art director bersama partner copy writernya dalam sebuah single print ad, tetapi pada gagasan merealisasikan menjadi sebuah proyek besar yang punya gaung membuat sebuah perubahan yang tidak kalah besarnya dengan proyek itu sendiri.&lt;br /&gt;Proyek yang akhirnya sangat tergantung pada passion seorang Project Leader untuk direalisasikan sebelum keburu basi tidak tereksekusi.&lt;br /&gt;Proyek yang membukakan perspektif baru tentang sebuah pola pemikiran dalam mengkomunikasikan produk yang jauh lebih advance dibanding dengan mengiklankannya dengan cara-cara lama.&lt;br /&gt;Situs seperti YouTube sekarang menjadi situs tempat mengintip bagaimana merealisasikan sebuah proyek besar, dibanding situs iklan-iklan cetak yang di forum Adfest Maret lalu menjadi ajang duplikasi sekian banyak ide yang cenderung membosankan.&lt;br /&gt;Kekecewaan saya berujung pada kategori radio (selain TV yang tidak begitu hot, dan kekalahan saya untuk yang kesekian kali, tentunya!), di mana dan entah kenapa radio yang semula saya berharap bisa unik karena diversifikasi bahasa, ternyata tidak lebih dari pembacaan skrip yang datar dan melupakan kaidah-kaidah audio yang dimilikinya.&lt;br /&gt;Menang di kategori radio Adfest tahun ini sungguh tidak lebih membanggakan dibanding menang di forum lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya teman saya yang dulu menggerutu hadir di bulan Maret lalu, mungkin dia akan saya seret ke restoran India “Alibaba” di pinggir jalan daripada membanjiri gala dinner Adfest yang terhormat dengan sumpah serapah yang tidak jelas. Paling tidak di restoran “Alibaba” bisa menikmati chicken masala yang enak dengan segelas besar bir untuk mendinginkan kepala masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gandhi Suryoto, untuk Addiction&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-3912079972081558870?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/3912079972081558870/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=3912079972081558870&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3912079972081558870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3912079972081558870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/05/adfest-salmon-and-chicken-masala-most.html' title='&quot;Adfest, salmon and chicken masala&quot; - The most boring thing'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/Rl1PW8W-ehI/AAAAAAAAAC8/xy2d8oZUaDI/s72-c/Fish.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-1845128372398793703</id><published>2007-05-23T22:03:00.000-07:00</published><updated>2007-05-23T22:12:34.226-07:00</updated><title type='text'>“Giggling after Googling” – Get Stoned!</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RlUd0sW-egI/AAAAAAAAAC0/gQvQAUz-3Pc/s1600-h/Diamond.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RlUd0sW-egI/AAAAAAAAAC0/gQvQAUz-3Pc/s320/Diamond.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5067989746773293570" /&gt;&lt;/a&gt;Entah kenapa saya percaya begitu saja ketika seorang teman bilang bahwa batuan mineral yang cocok buat saya adalah Amethyst – sesuai dengan karakter dan kelahiran saya. Hualah, karakter!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakanya kepercayaan itu sudah berlangsung lama. Bahkan sejak jadi mahasiswa seni rupa sudah ada semacam hobby hunting batuan yang berwarna ungu itu.&lt;br /&gt;Mencoba membuat tafsir tentang kedalaman ungu yang misterius itu, seperti membuat review sebuah lukisan yang sebenar-benarnya tidak pernah saya pahami secara utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang warnanya mengagumkan.&lt;br /&gt;Dan karakternya itu lho :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai minggu lalu datanglah sebuah konfirmasi :&lt;br /&gt;x/x :“Tapi kayaknya your birth stone bukan Amethyst deh, tapi Diamond”&lt;br /&gt;o/o : “Hah?”&lt;br /&gt;x/x : “Don’t hah me”&lt;br /&gt;o/o : “Heh?”&lt;br /&gt;x/x :  “Nah, apalagi heh me”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sik to. Sik to. Bentaaaar…&lt;br /&gt;Tak cari di Google sebentar.&lt;br /&gt;Nah iya! Amethyst itu Pebruari. Kalau April itu Diamond. Wuaaa….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, my dear Boss,&lt;br /&gt;I just found that my birth stone actually is diamond.&lt;br /&gt;That’s why I am expensive laaah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Emploken!)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-1845128372398793703?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/1845128372398793703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=1845128372398793703&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/1845128372398793703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/1845128372398793703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/05/giggling-after-googling-get-stoned.html' title='“Giggling after Googling” – Get Stoned!'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RlUd0sW-egI/AAAAAAAAAC0/gQvQAUz-3Pc/s72-c/Diamond.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-4443283823882613773</id><published>2007-04-05T00:58:00.000-07:00</published><updated>2007-07-26T03:49:21.125-07:00</updated><title type='text'>::Dear Mister Langdon:: - Viva Cryptology.</title><content type='html'>Kalau Anda senang mengenakan kaos oblong Yogya  ‘Dagadu’ yang terkenal itu, jangan pernah berpikir untuk terasosiasi dengan mata indah mengerjap-kerjap, berbinar menggetarkan, seperti tampilan visual logonya.&lt;br /&gt;Bisa jadi Anda yang bukan ‘Yogya Asli’ – promonya memang terkesan rada rasialis :p – tidak tahu bahwa sebenarnya Anda sedang dimaki, atau memaki seseorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari bahasa sandi para preman dan kaum bromocorah di Beringharjo, ShoppingCenter, Bausasran, dan daerah ‘favorit’ lainnya, mereka menciptakan dialog yang tidak dimengerti sembarang orang kecuali komunitas gelap mereka untuk memperlancar operasi jahat.&lt;br /&gt;Tetapi terbukti bahwa faktor intelegensia menentukan kerahasiaan terminologi bahasa yang mereka pakai akhirnya bocor diketahui umum.&lt;br /&gt;Atau mungkin juga karena komunitas Yogya yang sangat mingle dengan tingkat akseptasi tinggi membuat hal yang seharusnya konfidensial menjadi cair secair-cairnya. Mbleber luber basah semua.&lt;br /&gt;Bahasa gelap itu menjadi sapaan bersahabat bagi setiap orang di angkringan, pos ronda, warung gudeg di trotar sepanjang jalan atau (maaf) di daerah remang-remang.&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RhSsvnI2zDI/AAAAAAAAACk/e8nT2gjrmDk/s1600-h/Hanacaraka-jawa.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RhSsvnI2zDI/AAAAAAAAACk/e8nT2gjrmDk/s320/Hanacaraka-jawa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049851016149126194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti bahwa sebenarnya bukan Jacques Suniere atau Robert Langdon saja yang tahu cryptology. Adalah para preman dan bromocorah (baca : gali) yang bisa membuat Langdon ‘pecas ndahe’ (mudah-mudahan Anda tahu artinya) dengan kriptologi lokal yang membolak-balik hingga belok struktur huruf dan ejaan Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ha na  ca ra ka&lt;br /&gt;da ta sa wa la&lt;br /&gt;pa dha ja ya nya&lt;br /&gt;ma ga ba tha nga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah struktur normal dan waras. Yang oleh mereka dijungkir menjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pa dha ja ya nya&lt;br /&gt;ma ga ba tha nga&lt;br /&gt;ha na ca ra ka &lt;br /&gt;da ta sa wa la&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga sebenarnya ‘Dagadu’ awalnya adalah ‘Matamu”&lt;br /&gt;Tetapi jangan buru-buru senang karena ‘Matamu’ diucapkan sebagai ‘Matamu!’ satu level dengan ‘Asu!’, ‘Mbahmu!’, ‘Dengkulmu!’, ‘Ndasmu!’ dan bagian tubuh lainnya, yang merupakan kata-kata makian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Leygi poya, dab?”&lt;br /&gt;“Sacilat, poya padha bil paru”&lt;br /&gt;“Bubudhe tene…”&lt;br /&gt;“Dagadu!”&lt;br /&gt;“Hallaaah…jape-methe”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(How was that Mister Langdon? You will be ‘mlukok’, I believe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari makian atau bukan, kata ‘Dengkulmu!’ ataupun ‘Dagadu!’ tidak pernah diucapkan secara serius-dalam konteks memaki yang sebenarnya. &lt;br /&gt;They don’t mean it.&lt;br /&gt;Never!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Yogyakarta, kata-kata itu adalah makian friendly, seperti halnya menepuk pundak teman yang lama tidak bertemu. Bagian dari hospitality…ehm. Seperti penjaga took di  Melbourne yang ramah menyapa :’Where you from, mate? You’re look a bit dark…”&lt;br /&gt;(Ndasmu. Bilang aja kamu kok item sih?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas tidak demikian dengan Yogya.&lt;br /&gt;Lagi pula, siapa sih yang tidak mencintai Yogya? Cieeee….Swiit Suiiiit….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Brought to you by Yogyakarta Tourism Board. Haiyaah…dagadu!)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-4443283823882613773?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/4443283823882613773/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=4443283823882613773&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/4443283823882613773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/4443283823882613773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/04/dear-mister-langdon-viva-cryptology.html' title='::Dear Mister Langdon:: - Viva Cryptology.'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RhSsvnI2zDI/AAAAAAAAACk/e8nT2gjrmDk/s72-c/Hanacaraka-jawa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-3033700300111055543</id><published>2007-03-23T05:19:00.000-07:00</published><updated>2007-05-24T03:32:48.531-07:00</updated><title type='text'>“Energi itu bernama Initiative Ad” - Full story</title><content type='html'>Hampir bisa dipastikan entry CP tahun 2007 akan dijejali dengan begitu banyak ‘initiative ads’, terutama di kategori print.&lt;br /&gt;Ini bukan ramalan tahun baru. &lt;br /&gt;Atau mungkin tidak usah menunggu terlalu lama sampai CP 2007, pergilah ke Pattaya bulan Maret ini dan lihatlah di sepanjang koridor exhibition hall The Peach (Pattaya Exhibition and Convention Hall).&lt;br /&gt;Kita akan segera tahu mana yang iklan beneran dan mana yang iklan sulapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beneran ataupun sulapan sebenarnya dalam forum-forum semacam ini sebenarnya tidak menjadi masalah. Namanya juga ajang kreatifitas. &lt;br /&gt;Namanya juga fashion show adi busana – haute couture.  Di sisi lain toh legal dari segala persyaratan administratif – termasuk membayar, tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RgPHS9uM_eI/AAAAAAAAACY/to6r_paiK6w/s1600-h/Addiction.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RgPHS9uM_eI/AAAAAAAAACY/to6r_paiK6w/s200/Addiction.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5045095136205012450" /&gt;&lt;/a&gt;Tiga tahun lalu seorang anggota Juri Adfest di tengah diskusi yang memanas tiba-tiba berkata : ‘I smell scam’.&lt;br /&gt;Semua diam dan tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali terlalu capai kalau kita membicarakan terus yang mana scam yang mana initiative, atau apa perbedaan scam ad dan initiative ad. Tidak akan pernah habis dibahas di milis, situs internet atau forum diskusi terbuka lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, sebaiknya mari kita lupakan saja perbedaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Initiative ad sebenarnya bermula dari ketidak puasan, rasa geregetan, proactiveness atau bahkan agresifitas sebuah agensi terhadap agensi kompetitor (termasuk tim kreatifnya tentu) yang hasilnya ‘begitu-begitu saja’ untuk brand yang dirasa menarik. Sehingga harusnya komunikasinya bisa jauh lebih menarik.&lt;br /&gt;Sebuah proposal inisiatif kepada klien agensi lain yang isinya “kami bisa lebih baik dari agensi Anda yang sekarang”, yang ujung ekspektasinya adalah “biarlah kami yang menangani Anda – pecatlah agensi Anda sekarang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Initiative ad adalah bagian dari new business task force yang show off – dalam konteks bisnis tentunya.  Yang kesuksesannya diukur dari billing yang berpindah ke agensi yang punya inisiatif dan perasaan geram dari agensi yang disudahi karena ‘begitu-begitu saja’ tadi.&lt;br /&gt;Sehingga dengan demikian initiative ad mempunyai akan reputasi yang semakin lebar skalanya dalam perkembangan bisnis agensi berikutnya. &lt;br /&gt;Tim internal akan membuktikan bahwa “kami memang lebih baik” dan lihatlah Mister Client, kami membuat portfolio untuk brand Anda dengan sebaik-baiknya. Begitu banyak pencapaian yang kami buat untuk Anda termasuk award di sana-sini. Bukankah terbukti bisnis Anda berkembang juga?&lt;br /&gt;Silahkan memajang trophy yang kami peroleh di ruang meeting Anda, atau di meja kerja Anda untuk membuat Anda selalu bersemangat (dan tidak lupa kepada agensi kami tentunya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ideal seandainya itu bisa terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, initiative ad adalah senjata sakti untuk mengelak approval klien karena toh mereka dibebaskan dari segala kewajiban finansial. &lt;br /&gt;Sebuah representasi dari win-win situation yang masih adil dan sekali lagi sah untuk dikirim sebagai entry di forum sebuah kompetisi. Dan sah pula untuk menjadi pemenang yang membawa pulang trophy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja kalau kita cermati beberapa tahun terakhir dan mungkin satu-dua tahun ke depan di forum kompetisi kreatifitas periklanan akan semakin dipenuhi dengan initiative ads seperti yang saya tulis di awal artikel ini.&lt;br /&gt;Saya menganalogikannya seperti sebuah war game yang sering dimainkan di komputer-komputer di sela-sela pekerjaan. &lt;br /&gt;Kalau peperangan yang kita mainkan semua menggunakan senjata sejenis Steyr Gun, bukankah perang akan menjadi terlalu mudah?&lt;br /&gt;Apakah Anda tidak kangen dengan semangat senjata manual, tiarap di lumpur, atau masuk ke barak musuh dengan kamuflase jerami kumuh namun dengan kemampuan membidik yang akurasinya 100 persen?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah saya pada bagian yang subyektif di tulisan ini.&lt;br /&gt;Bahwa initiative ad seperti yang saya maksud belakangan tadi adalah forum penyegaran yang tidak boleh dimatikan karena di dalamnya begitu banyak elemen positif; update, inovasi, passion, simplicity, ide segar, grafis, penggunaan media dan segala aura terang lainnya.&lt;br /&gt;Yang akan semakin solid eksistensinya jika mampu membukakan mata hati klien (atau calon klien?) terhadap pemikiran baru.&lt;br /&gt;Yang akan terbuang percuma dan terlupakan dengan segera kalau tidak ditindak lanjuti menjadi bisnis riil yang akan memuliakan seluruh kehidupan di agensi dan kemuliaan kreatifitas dengan potensi yang terkandung di dalamnya tadi, meskipun yang bersangkutan –dalam hal ini adalah si initiative ad tadi- memenangkan sebuah atau beberapa penghargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dalam kenyataan keseharian kita, yang namanya membuat iklan yang baik penuh dengan penolakan, argumentasi, kefrustrasian serta ‘darah, keringat dan airmata’. &lt;br /&gt;Tetapi sekali saja kita membuat pencapaian terhadap iklan yang baik – tidak peduli di forum award manapun, barangkali rasanya akan jauh berbeda dibanding initiative ad kita meskipun sama-sama membawa pulang trophy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon award winning ad(s) adalah pencapaian total dari sekian panjang perjalanan iklan yang telah membuktikan dirinya lolos dari ‘terjangan badai internal dan eksternal’. &lt;br /&gt;Seperti halnya main war game dengan semangat senjata manual, bukankah ini sebuah eksotisme ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apakah salah dengan memenangkan award melalui initiative ad?&lt;br /&gt;Tidak ada yang salah. Karena award winning yang sebenarnya adalah spirit untuk membuat iklan yang sebaik-baiknya. Bukan masalah trophy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja barangkali rasanya beda saat menerima penghargaan itu. Barangkali beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Gandhi Suryoto, untuk Addiction)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-3033700300111055543?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/3033700300111055543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=3033700300111055543&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3033700300111055543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3033700300111055543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/03/energi-itu-bernama-initiatif-ad-full.html' title='“Energi itu bernama Initiative Ad” - Full story'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RgPHS9uM_eI/AAAAAAAAACY/to6r_paiK6w/s72-c/Addiction.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-4257283490120378538</id><published>2007-03-22T01:29:00.000-07:00</published><updated>2007-03-22T01:35:36.531-07:00</updated><title type='text'>"The Week After" - Why ha?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RgI_S9uM_dI/AAAAAAAAACQ/WZnkjGy_Gc0/s1600-h/Apology.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RgI_S9uM_dI/AAAAAAAAACQ/WZnkjGy_Gc0/s320/Apology.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044664127646924242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-4257283490120378538?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/4257283490120378538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=4257283490120378538&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/4257283490120378538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/4257283490120378538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/03/week-after-why-ha.html' title='&quot;The Week After&quot; - Why ha?'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RgI_S9uM_dI/AAAAAAAAACQ/WZnkjGy_Gc0/s72-c/Apology.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-3014540836631531819</id><published>2007-03-21T01:59:00.000-07:00</published><updated>2007-03-21T02:16:54.517-07:00</updated><title type='text'>“Sunday Night Show” – don’t ‘mmmpft...’ while you drink</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RgD3g9uM_cI/AAAAAAAAACI/7siR84BW37c/s1600-h/Box.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RgD3g9uM_cI/AAAAAAAAACI/7siR84BW37c/s400/Box.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5044303728351182274" /&gt;&lt;/a&gt;(Pernah nonton Newsdotcom di Metro TV, Minggu malam jam 21:30 kan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari teman saya seorang Executive Creative Director agency lain (hebat bener pangkatnya, pasti kalau traveling selalu di kelas Eksekutif deh :P), menelepon saya sewaktu saya sedang di jalan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o/o : “Halo…lu di mana?”&lt;br /&gt;x/x : “Di jalan, lagi menuju ke kantor”&lt;br /&gt;o/o : “Lu nyetir sendiri? Bisa ngomong nggak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Naah yang begini nih bedanya, kalau Executive Creative Director emang selalu disopirin rupanya. Padahal buat saya “Driving is Believing” you knouuuw… dan bukankah dia juga sama-sama pakai SUV, masa’ sih harus disopirin?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o/o : “Itu… bekas CD gue dulu –bule - kan baru balik ke Jakarta. Dia bikin iklan itu (foto di atas). Rupanya banyak kontroversi, banyak yang tersinggung gitu, sampai-sampai mau pada meeting ngomongin iklan diskriminatif itu. Kalau menurut lu gimana, soalnya gue musti ngasih jawaban ke dia tentang reaksi temen-temen. Nah menurut gue, lu kan orangnya obyektif… ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bule. Kontroversi. Tersinggung. Meeting. Diskriminatif. Obyektif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah inilah jawaban saya versi Sunday Nite Show 21: 30 :&lt;br /&gt;“Kalau saya sih gampang ajaa…&lt;br /&gt;Ngapain juga harus tersinggung, lha wong agency juga bukan agency punya saya atau kakek saya kok.&lt;br /&gt;Lagian kalau memang outside of the box mbok ya dikasih lihat mana buktinya. Kalau iklannya begitu sih buat saya cuma narsis-narsisan aja.&lt;br /&gt;Outside of the box itu kan pendapat orang lain, masak ya kita ngaku sendiri kalau kita pinter. Narsis amat.&lt;br /&gt;Lagian kalau memang terbukti mikirnya selalu outside of the box, ngomongnya pasti nggak akan begitu.&lt;br /&gt;Bule emang nggak ngerti kalau padi itu semakin berisi akan semakin menunduk. Ngertinya kan cuma gaji bagus, fasilitas bagus, apa-apa gratis.&lt;br /&gt;Gitu aja kok rapat…. Eh, repot!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o/o : “Oke deh, gue setuju sama elu”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-3014540836631531819?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/3014540836631531819/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=3014540836631531819&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3014540836631531819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3014540836631531819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/03/sunday-night-show-dont-mmmpft-while-you.html' title='“Sunday Night Show” – don’t ‘mmmpft...’ while you drink'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RgD3g9uM_cI/AAAAAAAAACI/7siR84BW37c/s72-c/Box.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-3377641484685173581</id><published>2007-02-19T23:50:00.000-08:00</published><updated>2007-02-18T21:01:00.832-08:00</updated><title type='text'>“Meneketehe” – chicken porridge on the rain</title><content type='html'>Entah siapa yang mengarang judul itu, yang jelas saya perlu sehari telmi untuk memahaminya.&lt;br /&gt;Manakutahu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meneketehe ini juga yang tahun lalu bikin miss prediction.&lt;br /&gt;Dua hari sebelumnya tetangga belakang rumah mengundang untuk datang makan malam merayakan Imlek.&lt;br /&gt;Sebagai tetangga baru, wajar dong mempersiapkan diri.&lt;br /&gt;Pokoknya harus datang proper, menghormati yang mengundang, menghargai pluralisme golongan-ras-agama-suku (GRAS).&lt;br /&gt;Lagian, undangan ini pasti spesial, makan malam menjelang tahun baru Cina. Pasti interiornya merah dan emas-emas gitu. Lilin-lilin besar yang eksotis dikelilingi warna orange jeruk Mandarin dari tanah asalnya.&lt;br /&gt;Dan fine dine dengan sup hisit, steam fish dan tender slices of Peking duck kayak Crystal Jade …..nguing…nguiiiing… &lt;br /&gt;Prosperity Nite.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RdkuBN-qN7I/AAAAAAAAABc/h7Wq2AebN8M/s1600-h/Pigs.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RdkuBN-qN7I/AAAAAAAAABc/h7Wq2AebN8M/s400/Pigs.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033104657030461362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka seperti di film-film, terpilihlah sebotol wine terbaik untuk dibawa malam itu sowan tetangga belakang rumah, pakaian terpantas untuk dikenakan dan persiapan hati untuk ikut merayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho kok?&lt;br /&gt;Kok sofa-sofa di keluarin ke garasi bercampur bangku-bangku bakso di sela-sela speaker besar-besar? Padahal mendung lho Koh…&lt;br /&gt;Lho kok tuan rumahnya pakai kaos oblong dan celana selutut? Ah pasti belum sempet mandi karena kesibukan.&lt;br /&gt;Maka duduklah kami bersama tetangga lain termasuk Pak dan Bu RT di rumah itu, menghadap layar TV besar sambil mengunyah kacang atom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin malam, tidak ada tanda-tanda yang punya rumah berganti baju merah menyala yang sangat etnis itu.&lt;br /&gt;Malahan menyodorkan album lagu-lagu karaoke sambil menyuruh pembantunya mengeluarkan hidangan makan malam : bubur ayam.&lt;br /&gt;Aneh, tidak ada dekorasi sama sekali di rumah megah ini.&lt;br /&gt;Tidak ada jeruk Mandarin di rumah sebesar ini.&lt;br /&gt;Kok nggak ada Peking duck ya...&lt;br /&gt;Meneketehe…?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubur ayam kami makan dengan sukacita, tapi karaoke?&lt;br /&gt;Karaoke adalah salah satu kegiatan yang paling saya hindari, lebih baik saya ikut lomba balap karung daripada karaoke.&lt;br /&gt;Bukan kenapa-kenapa sih.&lt;br /&gt;Tapi lagunya itu lhoh. Kalau nggak “My Way” ya pasti “Kemesraan” kan?.&lt;br /&gt;Maka dengan segala hormat, kita berdoa dan makan aja ya Koh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat sesudah pergantian malam, kami pulang basah kuyup kehujanan. Tapi bukankah hujan adalah signal kemakmuran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin hari Sabtu menjelang Imlek, jam 23:30 saya masih di jalan pulang dari rumah teman.&lt;br /&gt;Undangan tahunan tetangga belakang terpaksa tidak bisa kami penuhi. &lt;br /&gt;Tadi sore rencananya akan datang sih, tapi meneketehe jalanan diguyur hujan lebat begini&lt;br /&gt;Tapi ah ini kan symbol kemakmuran tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jalan, saya kok tiba-tiba kepingin makan bubur ayam.&lt;br /&gt;Gong Xi Fa Cai ya Koh, Cik…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-3377641484685173581?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/3377641484685173581/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=3377641484685173581&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3377641484685173581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3377641484685173581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/02/meneketehe-chicken-porridge-on-rain.html' title='“Meneketehe” – chicken porridge on the rain'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RdkuBN-qN7I/AAAAAAAAABc/h7Wq2AebN8M/s72-c/Pigs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-3437730896135531289</id><published>2007-02-07T22:48:00.000-08:00</published><updated>2007-02-18T21:12:48.993-08:00</updated><title type='text'>“Slippery Tongue” – No ice cream, please</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RdkxgN-qN8I/AAAAAAAAABs/ofQH6KWnIjQ/s1600-h/FloorSign.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RdkxgN-qN8I/AAAAAAAAABs/ofQH6KWnIjQ/s320/FloorSign.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033108488141289410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahun 80 an, seorang mahasiswa salah satu akademi di Yogya terpaksa berurusan dengan polisi karena di sebuah acara kampus, dari atas panggung dia mengatakan : “Wismilak hirrahmannirrahim”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layaklah dia diborgol!&lt;br /&gt;Siapapun pasti setuju bahwa itu plesetan yang sangat keterlaluan!&lt;br /&gt;Tetapi itulah gejala epidemi yang nggak sembuh di Yogya waktu itu. Dan saya pikir dengan pindah ke Jakarta situasinya berbeda. &lt;br /&gt;Ternyata itu cuma dugaan, sampai ketika dua minggu lalu saya akhirnya pergi  ke Ojo Lali di Kemang Timur atas referensi Agus (mulai menyebut nama nih…)&lt;br /&gt;Ojo Lali adalah tempat bikin sofa yang sering dipakai bikin props para PH, maka saya tanyalah si Mas yang di sana :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+/+ :“Mas, bisa bikin sofa?”&lt;br /&gt;#/# : “Sofa so good” jawab si Mas spontan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuahahahaa….Blaaaar….! &lt;br /&gt;Saya merasa berada di Wirobrajan dan sekitarnya, menemukan habitat asal tempat saya dibesarkan secara akademis sekaligus psikologis.&lt;br /&gt;Di sana nggak heran kalau tukang becak, tukang sayur sampai anggota DPRD menggelincirkan lidah. Semata-mata untuk me’rileks’ kan urat nadi kehidupan, demi mencairnya social gap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tapi ini di Jakarta bukan?)&lt;br /&gt;Buat yang berbahasa Inggris dengan benar, mungkin nggak ada yang salah dengan kalilmat si Mas tadi. Tapi saya tahu yang bersangkutan tidak bermaksud berbahasa Inggris, karena yang dimaksud adalah ‘so far so good’.&lt;br /&gt;Makanya, ‘sofa so good’ mencairkan transaksi harga bikin sofa. Kami lantas ‘nyang-nyangan’ – tawar menawar dengan bahasa ibu. Yang berakhir dengan kekalahan dia dengan harga murah yang diberikan. Salah sendiri bisnis di Jakarta kok nyari gara-gara, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rugi lu Mas..”&lt;br /&gt;(Rugi Choirudin?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plesetan - terlepas itu menyebalkan (buat orang Yogya tetap menu pembicaraan sehat seperti gudeg, menu untuk hidup waras) yang tanpa mengenal Muchsin -  ternyata terklasifikasikan menjadi beberapa kasta kecanggihan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#1. Level Master.&lt;br /&gt;Level ini punya tingkat kesulitan paling tinggi karena hanya memelesetkan satu huruf (ingat, SATU huruf !). Apakah itu vokal atau konsonan tidak jadi masalah (malah pelajaran bahasa ?!). &lt;br /&gt;Level ini pada awalnya dikuasai oleh orang-orang yang kurang kerjaan, yang dalam perkembangannya dijadikan sebuah pekerjaan, dan akhirnya dipelajari oleh para pekerja.&lt;br /&gt;Semakin tipis sebuah kata atau kalimat diplesetkan, semakin tinggi kasta orang yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh conversation :&lt;br /&gt;Orang Jawa memaki dengan kata ‘Asu’ (anjing).&lt;br /&gt;o/o : “Asu!”&lt;br /&gt;x/x : “Asu cinta padamu…heuheuheu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#2. Level Sub Master.&lt;br /&gt;Level ini biasanya lebih lucu karena mengacu pada bunyi kalimat/kata yang bersangkutan. Semacam rhyme (rhyme sepeda?), yaitu bunyi akhir dari sebuah kata atau kalimat.&lt;br /&gt;Seorang teman selalu bilang bahwa plesetan udah nggak Muchsin.&lt;br /&gt;Anda bisa tahu, kasta apa teman saya itu. &lt;br /&gt;Padahal saya tidak mengastakan apa-apa kepada Anda, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah preproduction meeting resmi dengan klien, si film director bilang bahwa kolamnya nanti akan diisi dengan kiambang (teratai -red).&lt;br /&gt;Lidah saya yang sangat gatal waktu itu nyeletuk spontan :&lt;br /&gt;“Kiambang kromong?”&lt;br /&gt;Meskipun semua tertawa, tapi sampai sekarang saya masih menyesal mengatakan itu :P&lt;br /&gt;Ayah saya kalau masih ada pasti akan bilang :&lt;br /&gt;“Bocah kok ora ngerti toto kromo!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, tapi begitulah.&lt;br /&gt;Ciri-ciri plesetan di kasta ini adalah spontan, gampang dimengerti dan punya tingkat ‘itchiness’ yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#3. Level Sub Master Digital (mulai ngawur..!)&lt;br /&gt;Kasta ini sering bersifat asosiatif, menghubungkan kata yang dipelesetkan secara situasional. Buat mereka yang nggak nyambung dengan gaya bahasa plesetan, semakin nggak nyambunglah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya begini :&lt;br /&gt;o/o : “Psttt…ada anak Bandung”&lt;br /&gt;x/x : “Pasti waktu kecilnya sering dimarahin ayahnya”&lt;br /&gt;Naaaaa….bingung kan, padahal yang dimaksud adalah ‘badung’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar nasib, orang-orang penganut plesetan di level ini sering dibilang Garing, meskipun dia belum pernah bikin film.&lt;br /&gt;(Bingung bingung deh…:P).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#4. Level Wonebi (Sadao Wannabe) &lt;br /&gt;Orang-orang di kasta ini hidupnya kurang beruntung, karena kemampuannya pas-pasan sehingga setiap usaha memelesetkan sesuatu harus dibantu dengan penjelasan (pembahasan –red).&lt;br /&gt;Peruntungan di tahun 2007 ini harus didukung upaya keras agar bisa duduk semeja dengan kasta lain (kok jadi ramalan tahunan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o/o : “Saya kan cuma wannabe”&lt;br /&gt;x/x : “Ikutan Java Jazz dong…”&lt;br /&gt;o/o : “??”&lt;br /&gt;x/x : “Iya, maksudnya Sadao Watanabe”&lt;br /&gt;(Mampus nggak tuh?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang di kasta ini sebaiknya belajar PowerPoint atau KeyNote (maaf, sementara hanya untuk Mac users) untuk mempresentasikan penjelasannya (bahasan –red) agar bisa dikategorisasikan sebagai genre SliperryTounge (berbunyi nyaring).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#5. Level OhMyGoat&lt;br /&gt;Tidak banyak deskripsi mengenai kasta ini. Anda justify aja sendiri deh.&lt;br /&gt;o/o : “Mari-mari silahkan…”&lt;br /&gt;x/x : “Pakai handuk dong?”&lt;br /&gt;o/o : (melongo)&lt;br /&gt;x/x : “Hehee…anu, maksudnya mandi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dzing! Gedubrax! Prax!#@xx#@!!!)&lt;br /&gt;Silahkan ambil kursus kelas pemula di ruko sebelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sofa so good, deh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-3437730896135531289?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/3437730896135531289/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=3437730896135531289&amp;isPopup=true' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3437730896135531289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/3437730896135531289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/02/slippery-tongue-no-ice-cream-please.html' title='“Slippery Tongue” – No ice cream, please'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RdkxgN-qN8I/AAAAAAAAABs/ofQH6KWnIjQ/s72-c/FloorSign.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-2819386941079803011</id><published>2007-01-10T01:32:00.000-08:00</published><updated>2007-01-10T01:41:49.418-08:00</updated><title type='text'>"Domestic bitch. Bitchifully done" - Delivery No Thank</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RaS0d_VctnI/AAAAAAAAAAw/bPyHmkEwLcQ/s1600-h/Evil+Eye+Sees.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RaS0d_VctnI/AAAAAAAAAAw/bPyHmkEwLcQ/s400/Evil+Eye+Sees.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5018334312108177010" /&gt;&lt;/a&gt;(A special cup with limited edition)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-2819386941079803011?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/2819386941079803011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=2819386941079803011&amp;isPopup=true' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/2819386941079803011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/2819386941079803011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/01/domestic-bitch-bitchifully-done_10.html' title='&quot;Domestic bitch. Bitchifully done&quot; - Delivery No Thank'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RaS0d_VctnI/AAAAAAAAAAw/bPyHmkEwLcQ/s72-c/Evil+Eye+Sees.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-1457921163946874110</id><published>2007-01-04T03:00:00.000-08:00</published><updated>2007-01-04T19:03:56.957-08:00</updated><title type='text'>“Global Repetition” – Free flow Arabica</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RZze4rse-vI/AAAAAAAAAAM/YnWRHx7TO2E/s1600-h/ThickBook.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RZze4rse-vI/AAAAAAAAAAM/YnWRHx7TO2E/s320/ThickBook.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5016129150367234802" /&gt;&lt;/a&gt;Predictable.&lt;br /&gt;Setiap pergantian tahun pasti ada yang memproklamirkan resolusinya.&lt;br /&gt;Emang seberapa penting orang lain harus tahu kalau itu sebenernya adalah self objective.&lt;br /&gt;Kok jadi kayak artis-artis sinetron konyol yang ngundang wartawan (ini lagi, wartawan kok diundang emang mau press release) hanya sekedar mendeklarasikan eh resolusi gue di tahun ini gini, gini dan gini lhooo…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Exhibitionist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bikin open house, makan-makan, cupika-cupiki sok asik dan cengengesan di depan kamera, ngrebut mikropon dan bilang eh resolusi gue tahun ini gini, gini eh gitu bentar ding, trus gini lhooooo….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Another Exhibitionist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There’s a better way to get popularity!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun baru adalah tahun baru.&lt;br /&gt;Setiap tahun kita juga tahu itu. It’s a repetition kind of thing.&lt;br /&gt;It’s a wonderful blessing that you still alive today.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Be a better person. Improve quality of life.&lt;br /&gt;That is a resolution. Do it. Don’t talk too much.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu akan berulang terus selama kita mendiami globe yang bulat ini.&lt;br /&gt;Week end akan berulang menjadi another week end.&lt;br /&gt;Yang karyawan akan terus berharap gaji naik lagi.&lt;br /&gt;Yang pengusaha akan berusaha terus memajukan bisnisnya.&lt;br /&gt;Yang politikus akan terus berusaha menelikung lawan politiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Just a perfect repetition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What is the message then?&lt;br /&gt;See these :&lt;br /&gt;Malam Natal kemarin Pendeta Tobing berkotbah tentang “hidup yang berkenan bagi Tuhan”. Kotbah-kotbah seperti ini akan terus berulang dari waktu ke waktu. &lt;br /&gt;The message is : don’t forget &lt;br /&gt;(itulah kenapa para missionaries terus mengingatkan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam doa ada kalimat “…Tuhan ampunilah dosa kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami”.&lt;br /&gt;The message is : we’re sinful &lt;br /&gt;(itulah kenapa kita terus minta diampuni)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas,&lt;br /&gt;Siapa bilang advertising adalah bisnis inovasi?&lt;br /&gt;Advertising adalah bisnis repetitive, from a brand to another brand. From a campaign to another campain, from lay-out to another lay-out, from client to another client (or even meet the old client).&lt;br /&gt;The message is : face it &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus kenapa juga tulisan ini kayak kotbah nggak bermutu?&lt;br /&gt;Yaa… maap deeeh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-1457921163946874110?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/1457921163946874110/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=1457921163946874110&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/1457921163946874110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/1457921163946874110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2007/01/global-repetition-free-flow-arabica.html' title='“Global Repetition” – Free flow Arabica'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CHrQ2G1P680/RZze4rse-vI/AAAAAAAAAAM/YnWRHx7TO2E/s72-c/ThickBook.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-116460004357101651</id><published>2006-11-27T10:54:00.000-08:00</published><updated>2006-11-27T01:13:38.720-08:00</updated><title type='text'>The Great Oral-tor – The sour pil-kada</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4923/3006/1600/22505/great_orator_1944.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4923/3006/320/701577/great_orator_1944.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Udah berapa tahun ya jadi Golput? Rasanya hepi-hepi aja kok.&lt;br /&gt;Daripada merelakan ketidak sepahaman menjadi superioritas, kan? &lt;br /&gt;Cukup sudah melihat orator memuakkan dan euphoria pelaku politik nir-kompetensi lengkap berikut antek-antek pemuas orde sebelumnya.&lt;br /&gt;Artis sinetron jadi anggota dewan? Pengin jadi Gubernur? Please deh, mendingan nulis blog narsis-narsisan aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya setuju dengan Gus Pur (tokoh parodikal Gus Dur di News.com setiap Senin) yang bilang : “Kalau mau pemilu aja inget. Giliran sama janji-janjinya, lupa!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas persetujuan dengan opini itu, maka pergilah kemarin ke tenda Pilkada (kasihan pak RT yang sudah membagikan kartu).&lt;br /&gt;Setelah menunggu 5 menit (pengalaman baru, kirain berjam-jam!) dikasihlah kartu suara (meskipun kartunya mute) untuk dicoblos.&lt;br /&gt;Ada 4 pasang kandidat Gubernur di sana. Silahkeun pilih demi demokrasi.&lt;br /&gt;Atau coblos semua demi konsistensi Golput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Done!&lt;br /&gt;Smile pak RT, smile…&lt;br /&gt;Go home good citizen.&lt;br /&gt;Fill the hope for better future.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Off the record (whispering) :&lt;br /&gt;Saya nyoblos no. 1 karena gambarnya paling hi-res !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-116460004357101651?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/116460004357101651/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=116460004357101651&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/116460004357101651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/116460004357101651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/11/great-oral-tor-sour-pil-kada.html' title='The Great Oral-tor – The sour pil-kada'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-116288747271557761</id><published>2006-11-07T15:08:00.000-08:00</published><updated>2006-11-07T00:17:52.730-08:00</updated><title type='text'>“Culture Dilemma” – What the hell is that?</title><content type='html'>Berapa kalikah kita dalam sebulan memakai batik? Oke, dalam setahun deh. Buat karyawan BUMN mungkin bisa seminggu sekali, tapi buat karyawan industri yang menghalalkan celana tiga perempat, dua perdelapan, empat perlima atau duapuluh satu per duapuluh tujuh buat ke kantor seperti ini, coba deh di cek di lemari masing-masing ada berapa lembar baju batik?&lt;br /&gt;Atau berapa minus lembar batik yang ada :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku punya beberapa. Tapi belum tentu dalam setahun aku pakai beberapa kali. Karena dalam setahun belum tentu ada beberapa undangan kawinan, kalau toh ada aku lebih suka pakai jas biar tampang aku yang murahan ini sedikit terlihat lebih mahalan. Wajar dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/Canting.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/Canting.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Nah masalahnya minggu depan ada kawinan sepupu di Kalimantan.&lt;br /&gt;Seketika yang muncul di kepala adalah isu cross culture. &lt;br /&gt;Artinya, konsep memakai jas Armani atau Hugo Boss (kalau punyaaaaa…) harus cepet-cepet ditanggalkan. Ini masalah identitas.&lt;br /&gt;Kultur Jawa yang melawat ke Samarinda, jadi ya musti jelas konsep kunjungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jatuhlah pilihan ke… batik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya aku memilih untuk tidak memakai batik yang sudah ada, artinya ya harus beli baru.&lt;br /&gt;Maka jadinya…belanja batik.&lt;br /&gt;Alangkah mudahnya belanja batik di Yogya, tinggal ke Mirota Butik pasti nemu batik modern.&lt;br /&gt;Di sini setelah browsing hari pertama, dududuuduuuuu….ternyata harganya tidak murah. Banyak sih yang murah, tapi ini kan masalah kunjungan budaya.&lt;br /&gt;Sekali lagi kultur Jawa melawat ke Samarinda.&lt;br /&gt;Konsep kunjungannya adalah : menghargai yang dikunjungi.&lt;br /&gt;Masak pakai batik apa adanya? Yang sekedar cap-capan soga coklat? Kok rasanya nggak menghormati tuan rumah.&lt;br /&gt;Di sinilah kata-kata : “Dasar Jawa loo…” keluar.&lt;br /&gt;Di sisi lain aku bangga bahwa apresiasi terhadap batik tidak selamanya dihargai murah.&lt;br /&gt;(Meskipun Obien berusaha membuatnya terjangkau. Tapi ini kan bukan batiknya Obien?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Browsing hari pertama berakhir dengan sebuah dilemma baru. Beli batik atau beli AC ya? Lah?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian diikuti dengan beberapa ‘excuses’, sangat predictable.&lt;br /&gt;Ah, pakai yang lama aja gakpapa deh, itu kan juga silk.&lt;br /&gt;Tapi yang di toko itu lhoh warna yang bener.&lt;br /&gt;Ungu pastel dan biru gelap dengan craftsmanship prima pada aksen-aksennya membuatnya sebagai karya seni yang final.&lt;br /&gt;Jadi ini masalah komposisi warna.&lt;br /&gt;Ini juga masalah disain.&lt;br /&gt;Dan masalah fine texture.&lt;br /&gt;It reflects culture, for sure.&lt;br /&gt;It’s a piece of art !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Damn.&lt;br /&gt;Hari kedua diputuskan untuk membeli yang kemarin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Learning : &lt;br /&gt;1. Nggak ada kompromi untuk sebuah kualitas&lt;br /&gt;2. Jancuk, kayaknya gajiku kurang deh….(sigh).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-116288747271557761?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/116288747271557761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=116288747271557761&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/116288747271557761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/116288747271557761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/11/culture-dilemma-what-hell-is-that.html' title='“Culture Dilemma” – What the hell is that?'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-116071273997370798</id><published>2006-10-12T21:05:00.000-07:00</published><updated>2006-10-12T21:16:25.146-07:00</updated><title type='text'>Speak on the bump – the Tubruk never die</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/likemydog.2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/200/likemydog.0.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Menempuh 1 jam perjalanan setiap pagi dengan route yang itu-itu saja (atau kalau toh bisa menghindari rute yang itu-itu saja, pasti ketemunya juga di situ-situ saja), bukan hal yang selalu mengenakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersandar di jendela sambil dengerin musik kok jadinya kalau nggak mellow malah kayak itu lho sopir angkot yang selalu pegang stir dengan tangan sebelah sementara tangan satunya menopang badannya yang nggak niat itu ke jendela.&lt;br /&gt;Dulu saya punya penghiburan dengan membaca ekspresi arus bawah (baca : kelompok rawa – red) yang seringkali insightful, entah itu di kaca Kopaja, Metromini atau bak belakang truk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlombaan menemukan ekspresi lucu setiap pagi dan SMS ke kelompok terbatas yang punya sense of humor sama memang menghibur sekaligus meng-upgrade level of humor ke tingkat yang lebih advance (mulai absurd nih…).&lt;br /&gt;“Ada truk ngangkut singkong. Di bak belakang ditulis ‘Singkong’. Redundant. Nyinyir” bunyi SMS saya ke teman-teman.&lt;br /&gt;“Kayak iklan bank (tiiiiiittttt…) gambar lebah ngerubuti botol cairan kuning tulisannya madu” kata teman lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ah jangan bahas iklan deh. Bosen, kayak milis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena nggak ada yang menarik, ya sudah saya menikmati kemacetan dengan menatap punggung mobil di depan saya baik-baik.&lt;br /&gt;Di sanalah saya menemukan pembicaraan lanjutan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; “Stiker National Geographic di kaca belakang mobil lebih elegan dibanding Apple” - SMS saya ke beberapa teman.&lt;br /&gt;&gt;&gt;“Yo jelas no (ini pasti logat kedaerahan tertentu :P), pemerhati sekaligus donatur segala macam riset menguak rahasia alam. Sementara Apple sudah bias dengan para muggle sok gaul pemakai iPod” - reply seorang teman dengan antusias.&lt;br /&gt;&gt;&gt;“Kemarin liat stiker When Smith &amp; Wesson talk, people listen” - balas teman yang lain.&lt;br /&gt;&gt;&gt;“Hahahahaa…itu mah gak listen lagi. Gone!” - kata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas sisa perjalanan saya pakai untuk mengamati stiker yang macem-macem. &lt;br /&gt;Ada stiker singa Taman Safari. (Pasti orangnya cinta keluarga)&lt;br /&gt;Di mobil lain ada stiker emoticon senyuman. (Oh itu yang dikasih di pintu tol minggu lalu. Kampanye ‘tetap senyum’).&lt;br /&gt;Ada stiker Tunas Mobil. (Kredit ya mas? Sama dong tapi punya saya udah lunas :P).&lt;br /&gt;Ada lagi stiker Harley Davidson. (Hmmm…ya ya ya… Next!)&lt;br /&gt;Ada stiker Allah itu penuh kasih. (Dan kasih itu lemah lembut dan panjang sabar kan Bos?)&lt;br /&gt;Ada juga stiker Baby on Board. (Nah yang ini kadang-kadang nipu. Mana baby nya? Mungkin pengiiin banget punya baby. Semoga cepat tercapai).&lt;br /&gt;Ada stiker No Fear. (Tough guy? Ah itu mah stiker lama dari kaki lima).&lt;br /&gt;Di tikungan ada angkot putih stikernya Sukoharjo Makmur. (Pasti sopirnya bangga dengan daerahnya di selatan Solo sana).&lt;br /&gt;Ada Avanza stikernya BSD City. (Itu mah tetangga narsis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman lain bilang bahwa “Wah ternyata stiker bisa jadi marketing personality ya…”.&lt;br /&gt;Memang. Paling tidak ada attachment terhadap subject tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu saya menempel Apple di kaca belakang, waktu itu saya merasa ‘cool’ karena masuk dalam komunitas pemakai Macintosh (meskipun dibeliin kantor – ora urusan!).&lt;br /&gt;Tetapi sewaktu nyuci mobil di bengkel dan tau-tau ditempelin stiker bengkel itu, rasanya kesel banget. C’mon, you ndak bayar saya buat media ek-lan (sering dibaca ‘iklan’ – red :P) you punya bengkel haaa.. enak aja nempel-nempel stiker. Jelek lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sticker is for reason(s), indeed.&lt;br /&gt;Satu jam perjalanan tiap pagi saya menemukan begitu banyak personality. Begitu banyak karakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There’re so much stories on the street. &lt;br /&gt;Perhaps, it’s story for a commercial too.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-116071273997370798?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/116071273997370798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=116071273997370798&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/116071273997370798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/116071273997370798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/10/speak-on-bump-tubruk-never-die_12.html' title='Speak on the bump – the Tubruk never die'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-116038068025752265</id><published>2006-10-09T14:58:00.000-07:00</published><updated>2006-10-09T01:11:48.926-07:00</updated><title type='text'>When you deserve it, you will – Sour bean. Robusta</title><content type='html'>Kalau ditanya siapa penulis yang saya kagumi, pastilah beliau adalah Umar Kayam (alm). Karena dia Jawa? Bukan, karena saya juga mengagumi Iwan Simatupang yang bukan Jawa. Atau Mario Puzzo yang selalu menulis tentang Palermo dan Sisilia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap tulisan Pak Kayam selalu ada penyederhanaan masalah dari sekian komplikasi problem yang ada.&lt;br /&gt;Selalu ada  pembelajaran dari kekaguman tanpa jadi membabi buta mengagumi sehingga lupa harus berbuat sesuatu yang mengagumkan juga.&lt;br /&gt;Selalu ada ‘message’ dan sentilan agar segala sesuatunya berjalan proporsional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/Enclosure%20%28Preview%20document%29-19.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/Enclosure%20%28Preview%20document%29-19.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang teman lama dari negara tetangga pernah dengan antusias memberitahukan  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o/o : “Eh, I just got a new writer. She’s very brave. Award winning. She scares all client services. I am sure she’s gonna be a group head in the near future”&lt;br /&gt;x/x : “Wow” &lt;br /&gt;(Kata saya, meskipun sebenarnya saya sudah tahu, makhluk seperti apa writer yang dimaksud itu).&lt;br /&gt;Dalam hati saya sebenernya juga bertanya-tanya kenapa harus nakutin client service? Kalau kita main pingpong dan lawan main kita takut, apakah kita akan mendapatkan umpan bola yang baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya diam saya, wong nggak disuruh komentar kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga bulan kemudian saya ketemu lagi teman tadi dalam forum yang sama. Kali ini saya yang bertanya duluan :&lt;br /&gt;x/x : “How’s your writer? Is she doing great?”&lt;br /&gt;o/o : “Well…you know when you think you have achieved something but actually you have not?”&lt;br /&gt;(Saya garuk-garuk kepala, agak nggak mudeng. Mungkin karena ngomongnya bahasa Inggris :P)&lt;br /&gt;o/o : “That’s her!”&lt;br /&gt;x/x : “Owws…”&lt;br /&gt;(Saya tidak bilang kalau sebelum direkrut dia, sebenarnya yang bersangkutan sudah saya tolak karena persis seperti yang teman saya katakan tadi. Hanya saja entah kenapa saya mendeteksinya lebih awal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi ingat tulisan Pak Kayam tentang interaksinya dengan sopir sekaligus ‘ajudan rumah tangganya’ mengenai posisi jabatan yang ‘di advanced’ karena keterburu-buruan seseorang kepingin menjabatnya.&lt;br /&gt;Seseorang dengan angle yang sempit merasa bahwa dia mengetahui lebih banyak, padahal jabatan yang ingin didudukinya mengharuskan kemampuan dia untuk menghandle krisis lebih banyak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-116038068025752265?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/116038068025752265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=116038068025752265&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/116038068025752265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/116038068025752265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/10/when-you-deserve-it-you-will-sour-bean.html' title='When you deserve it, you will – Sour bean. Robusta'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-115935367395305443</id><published>2006-09-27T05:42:00.000-07:00</published><updated>2006-09-27T20:25:08.276-07:00</updated><title type='text'>“Eight times movie time” – Thieves professional forum</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/Mini3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/Mini3.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Aku hitung udah delapan kali nonton film ini dan kalau toh mau nonton hingga ke tujuhbelas kali aku yakin nggak akan bosan.&lt;br /&gt;HBO aja sampai bulan ini udah re-run mungkin 6 kali. &lt;br /&gt;Nonton DVD bajakan sampai scratch di sana-sini, kok ya tetep menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘The Italian Job’ adalah :&lt;br /&gt;Pertama, Mini versi baru (waktu itu) yang hemmm…kapan ya?&lt;br /&gt;Kedua, casting yang balance komposisinya&lt;br /&gt;Ketiga, individual karakter yang porsinya pas &lt;br /&gt;Keempat, mobilnya itu lho… Lah kan udah disebutin?! Keempat adalah teknik. Teknik mencuri – artinya smartness&lt;br /&gt;Kelima, loyalitas profesi dan pertemanan&lt;br /&gt;Keenam, pengkhianatan dan keserakahan&lt;br /&gt;Ketujuh, elegance balas dendam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/MiniLogo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/MiniLogo.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Kedelapan, konflik batin&lt;br /&gt;Kesembilan, signal ketertarikan yang sangat subtil&lt;br /&gt;Kesepuluh, berapa ya harga mobilnya…haiyah! Kesembilan adalah film directing, meskipun tidak luar biasa tapi film ini excited untuk ditonton, meskipun udah dari tahun kapan tauk.&lt;br /&gt;Kesebelas, profesionalisme dan komitmen&lt;br /&gt;Keduabelas, passion dan attention to detail calculation&lt;br /&gt;Ketigabelas, (kok kayak gaji?) fairness dan gentlement attitude&lt;br /&gt;Keempatbelas, perfect time management&lt;br /&gt;Kelimabelas, long lasting excitement&lt;br /&gt;Keenambelas, coolness&lt;br /&gt;Ketujuhbelas, teteeuup…mobilnya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-115935367395305443?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/115935367395305443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=115935367395305443&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115935367395305443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115935367395305443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/09/eight-times-movie-time-thieves.html' title='“Eight times movie time” – Thieves professional forum'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-115856988348057630</id><published>2006-09-18T03:58:00.000-07:00</published><updated>2006-09-18T01:58:03.496-07:00</updated><title type='text'>“Skully Blues” – Not bad pals! Not bad at all.</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/skull_01.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/skull_01.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Kok mendadak ada gulungan bendera putih di mejaku?&lt;br /&gt;Emang siapa yang menyerah? Perasaan aku gak punya musuh…&lt;br /&gt;Atau ada yang mati? Aku belum pengin mati. Masih banyak pe-er.&lt;br /&gt;(celingukan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ada memonya dari President (+Director) :&lt;br /&gt;‘Untuk dibawa nanti malam, di print logo kita’&lt;br /&gt;Di print? Setau aku tukang sablon terdekat di Jalan Benhil deh …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o/o : “Whoooee… ayo ini siapa yang mau bawa bendera nanti malam?&lt;br /&gt;Terserah mau diapakan, nih… dikasi pak President (+Director)”&lt;br /&gt;x/x : “??”&lt;br /&gt;o/o : “!!”&lt;br /&gt;x/x : “…??!”&lt;br /&gt;xxx/xxx : “digambarin tengkorak aja ya Mas?”&lt;br /&gt;o/o : “ah akhirnya ada yang ngerti”&lt;br /&gt;(padahal maksud sebenernya : asal bukan logo perusahaan) &lt;br /&gt;xxx/xxx :”:P”&lt;br /&gt;x/x : “:D :D :D”&lt;br /&gt;o/o : “yang rapih ya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Srooot…srooot…srooot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya.&lt;br /&gt;Tengkorak dipanggil maju 8 kali plus beberapa kali finalist.&lt;br /&gt;You did it guys, you did it !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ngomong apa sih ini? … sigh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-115856988348057630?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/115856988348057630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=115856988348057630&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115856988348057630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115856988348057630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/09/skully-blues-not-bad-pals-not-bad-at.html' title='“Skully Blues” – Not bad pals! Not bad at all.'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-115806121602067281</id><published>2006-09-12T18:41:00.000-07:00</published><updated>2006-09-12T04:44:45.710-07:00</updated><title type='text'>That “Sometimes” is true – 2 cups of black Arabica on the side walk</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/TinMine.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/200/TinMine.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;“Sometimes the highest learning must be found in the ground beneath your feet”&lt;br /&gt;Kalimat itu ada di cover sebuah DVD film Thailand ‘Tin Mine’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa ya belakangan ini saya ‘tune in’ banget pada setiap hal yang bernada atau mengandung muatan ‘kearifan lokal’. Pada cerita-cerita yang terjadi di pelosok ujung kampung sana atau kejadian yang membukakan mata di lereng gunung yang tidak mungkin terjangkau BTS provider selular manapun.&lt;br /&gt;Bukan pada keharuman para metrosexual di hemmmm…metropolitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada cerita yang sama sekali tidak funky atau jauh dari yang namanya ‘cool’. Bahasa gamblangnya ya ‘NDESO’ itu.&lt;br /&gt;But I think it’s not about being funky. It’s about daring to be original. Or even more…being essential.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengarlah alasan pedagang angkringan di Jl. Mangkubumi Yogya yang menolak gerobaknya dibeli oleh juragan lain, semata-mata hanya karena :”Terus nanti kalau dibeli semua, bagaimana dengan Pak Anu yang biasa datang ngobrol tiap malam Jumat ke sini? Atau mahasiswa kost sebelah itu yang tiap malam beli nasi bungkus dan ngutang rokok ke sini? Nanti mereka nggak kebagian?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh-my-God-!&lt;br /&gt;That was nothing to do with funkiness, indeed.&lt;br /&gt;Nggak ‘cool’ sama sekali.&lt;br /&gt;But I call it ‘pure’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat pengin menulis cerita bualan mengenai hal-hal seperti itu kok ya tiba-tiba mas Amrin secara intensif mengajak kerja bareng. &lt;br /&gt;“Mari kita bikin sesuatu yang absurd” katanya.&lt;br /&gt;Kok ya selalu saja saya merasa belum siap.&lt;br /&gt;Padahal mengutip headline iklan teman di Yogya, bukankah “Siap nggak siap harus siap?”&lt;br /&gt;Bukan apa-apa, hanya karena pengin aja rasanya melakukan yang benar dan bagus, sebagus-bagusnya. Dan minimum eror (djarot :P)&lt;br /&gt;Salah satu guru dulu bilang “Ok, if you want to do, let’s do it right” &lt;br /&gt;Bukan jadi penulis instant, pelukis mendadak, pembuat film sore pesan besok jadi (kayak penjahit Hariom di Pasar baru deket kantor dulu).&lt;br /&gt;Tapi “Let’s do it right” itu kok mengganggu banget dan pelan-pelan jadi obsesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(… keluh)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-115806121602067281?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/115806121602067281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=115806121602067281&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115806121602067281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115806121602067281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/09/that-sometimes-is-true-2-cups-of-black.html' title='That “Sometimes” is true – 2 cups of black Arabica on the side walk'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-115701499408830944</id><published>2006-08-31T16:06:00.000-07:00</published><updated>2006-08-31T03:32:20.716-07:00</updated><title type='text'>Brick through, indeed – breaks the wall, in fact.</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/tikusngerong.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/tikusngerong.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Siapa bilang tikus suka makan keju.&lt;br /&gt;Ternyata itu cuma ada di filmnya Disney, Pixar aja nggak gitu.&lt;br /&gt;Keju segitiga bolong-bolong ditaruh di depan lubang tikus di lantai.&lt;br /&gt;Ah, ternyata grafis doang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatanya sejak seluruh penghuni rumah ribut ada satu tikus masuk ke oven, dipasangin keju dan jebakan berkali-kali masih juga utuh.&lt;br /&gt;Sampai datengin montir oven berkompor (atau kompor ber-oven) untuk membongkar segala sudut, si tikus juga masih bisa berkelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darimana datangnya tikuuuuuss….?&lt;br /&gt;Nah itu pertanyaan yang mengenaskan.&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin rumah dengan sanitasi sedemikian ini ada tikusnya? (Mulai deh…)&lt;br /&gt;Kalau nyamuk sih iya, maklum banyak tanaman.&lt;br /&gt;Lah tikus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah pada suatu malam.&lt;br /&gt;Bayangan kecil mengendap-endap dinding belakang mengusik orang lagi nonton tattoo di Miami Ink.&lt;br /&gt;Haaaah? Tikus!&lt;br /&gt;Nongol dari batu bata yang diekspos di tembok belakang.&lt;br /&gt;So, you must be an expatriat, huh?&lt;br /&gt;(pokoknya setiap pendatang asing kasih nama aja 'expatriat')&lt;br /&gt;Beraninya ‘coming from behind’ tembok.&lt;br /&gt;Padahal di belakang tembok ada pura kecil tempat persembahyangan tetangga belakang yang orang Bali itu.&lt;br /&gt;So, you must be an expatriat bastard, huh?!!&lt;br /&gt;Stepping on a pura, screw up the whole things.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke empat tikus itu nongol sekilas di dapur. Weeeits….!&lt;br /&gt;Hilang lagi. Oke deh, hide and seek.&lt;br /&gt;Hari ke enam, tiba-tiba yang bersangkutan lari melintas ruang tengah dengan pede-nya. Waaaa… ini dia, no excuse.&lt;br /&gt;Ingat di laci ada Glock dan gas setengah kaleng dengan BB bullets seplastik utuh.&lt;br /&gt;Glock pestol Swedia itu masih ber-gas penuh dan siap ditembakkan.&lt;br /&gt;Kalau gak mampus keterlaluan, at least matanya bolong.&lt;br /&gt;Bang! Bang! &lt;br /&gt;(Nggak kena! Anjrit!)&lt;br /&gt;Yang bersangkutan lari ke bawah sofa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, mana senternya?&lt;br /&gt;Dengan ngelosor di lantai - very low angle dengan flash light, keliatan yang bersangkutan matanya mencorong di bawah sofa.&lt;br /&gt;Belum sempat dibidik, tiba-tiba yang bersangkutan lari sekencangnya lurus ke arah mata yang mendatar di lantai, kayak crash zoom-in kenceng banget.&lt;br /&gt;Bang!&lt;br /&gt;Sebelum menabrak muka, yang bersangkutan lari membelok kayak mobil lagi slalom (slalom kecantikan, haiyah!).&lt;br /&gt;Kayaknya sih, kayaknya… yang bersangkutan terkena tembakan BB bullet (BB=bener-bener bulet).&lt;br /&gt;Larilah dia terpincang-pincang (karena kayaknya kena sih, tapi kok masih bisa lari ya?), nyusup ke dapur entah ke mana.&lt;br /&gt;(Silent. Penonton kecewa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk amannya nih…diracun aja.&lt;br /&gt;Untuk amannya lho.&lt;br /&gt;Maka dipasanglah racun yang bisa mengeringkan tubuh yang bersangkutan kalau memakannya. Bukan dengan umpan keju.&lt;br /&gt;Catat, tikus nggak doyan keju!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berikutnya ada kabar bahwa yang bersangkutan terkulai di pot anggrek tapi belum mati dan masih bisa jalan tapi pelaaan… banget.&lt;br /&gt;Langsung kebayang kartun Disney, ada tikus yang jalan pelan bawa bungkusan di tongkatnya dengan kaki diikat perban dengan tampang memelas dan keringat mengucur.&lt;br /&gt;Kasihan.&lt;br /&gt;Haiyah, gak boleh mellow.&lt;br /&gt;He (or she?) must be an expatriat bastard who came from behind the wall tresspassing the bricks.&lt;br /&gt;He (or she?) ruins my neighbor's ritual – they’re Balineses you knoooouw…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And that kind of smuggler expatriat must die.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* untung ditembak gak kena (untung teruuuusss…)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-115701499408830944?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/115701499408830944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=115701499408830944&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115701499408830944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115701499408830944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/08/brick-through-indeed-breaks-wall-in.html' title='Brick through, indeed – breaks the wall, in fact.'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-115398964477927217</id><published>2006-07-27T15:19:00.000-07:00</published><updated>2006-07-27T02:22:27.023-07:00</updated><title type='text'>“There always something to RMB” – Decaf movie?</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/Delicatessen2.0.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/Delicatessen2.0.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;o/o : “There’s a monster outside my room. Can I have a glass of water?”&lt;br /&gt;x/x : “What’s wrong with the glass of water next to your bed?”&lt;br /&gt;o/o :&lt;br /&gt; “It tasted old”&lt;br /&gt;(Bo Hess kecil itu masuk ke kamar ayahnya setelah alien diduga datang – The Signs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “I see dead people. They don’t know they have dead”&lt;br /&gt;(Cole akhirnya menceritakan rahasia indera keenamnya ke dr. Malcom Crowe – The Sixth Sense)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“I slipped…”&lt;br /&gt;(Noodles memeluk kawan kecilnya yang ditembak Buggsy – Once Upon a Time in America)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I came about the ad”&lt;br /&gt;(Louison, saat melamar pekerjaan pada butcher sambil menyodorkan guntingan iklan – Delicatessen)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/Movies.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/200/Movies.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Selalu ada ‘quote’ yang recallnya tinggi dalam setiap film. Selalu ada scene yang memorable. &lt;br /&gt;Whaaaat? Memorable?&lt;br /&gt;“I came about the ad” &lt;br /&gt;Sik to…sik to…sabar…&lt;br /&gt;Jadi Louison jauh-jauh datang nyari kerjaan dengan mobil busuknya yang akhirnya mogok didorong dan harus dibayar dengan sepatu Balley itu karena iklan?&lt;br /&gt;Hebat bener itu iklan. Kalau Louison (yang diperankan dengan jempolan oleh Dominique Pinon) nggak baca iklan lowongan kerja, mustinya ceritanya nggak akan begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gelagapan saya mengingat-ingat deretan iklan yang pernah saya buat atau – at least – yang saya terlibat.&lt;br /&gt;Jangan-jangan nggak ada yang memorable.&lt;br /&gt;Wadoooooh…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-115398964477927217?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/115398964477927217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=115398964477927217&amp;isPopup=true' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115398964477927217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115398964477927217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/07/there-always-something-to-rmb-decaf.html' title='“There always something to RMB” – Decaf movie?'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-115026358938727233</id><published>2006-06-15T12:42:00.000-07:00</published><updated>2006-06-14T21:39:05.436-07:00</updated><title type='text'>“Wake up, Mister!” – double frozen Frappucino</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/Chatt.4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/Chatt.4.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Dulu waktu pertama nyemplung di industri ini, saya sering bingung dengan apa sih yang dimaksud dengan ‘ice breaker’, ‘renewal’ atau ‘rejuvenation’ ?&lt;br /&gt;Kok sebentar-sebentar pak Bos dalam brainstorming ngomong tentang produk yang berfungsi sebagai ice breaker. Atau kopi yang bisa renew your mood. Apa seeeh…?&lt;br /&gt;Another marketing gimmick? Advertising bluff? &lt;br /&gt;Kok kayaknya istilah-istilah tadi sakti benar.&lt;br /&gt;Sewaktu jadi graphic designer di perusahaan kosmetik dulu kok nggak ada ya istilah ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halllaaaaah.&lt;br /&gt;Ternyata saya menjumpainya saat mengantre di ruang tunggu dokter gigi pada sebuah kejadian yang sangat simple.&lt;br /&gt;Bapak di seberang saya menyodorkan permen mint ke bapak satunya setelah hampir setengah jam saling berdiam.&lt;br /&gt;Ternyata arti ‘ice breaker’ adalah mencairkan kebekuan, karena setelah itu mereka berdua ngoceh ngalor ngidul lupa kalau sebentar lagi pak dokter akan ngebor lubang gigi mereka dengan suara yang khas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas ‘renewal’ dan ‘rejuvenation’?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halllaaaaaah.&lt;br /&gt;Ternyata artinya nggak jauh-jauh dari pengertian “mak byaar!” yang saya dapati saat jam 3 sore minum kopi sebelum membiasakan diri badai otak (brain storming-red :P).&lt;br /&gt;“Mak Byaar” saya tadi serasa melihat sudut-sudut pemikiran yang tadi tumpul menjadi runcing-runcing dan sensitive. Mendadak saya jadi outspoken untuk berpartisipasi dalam badai otak (brain storming–red2 :P) tadi.&lt;br /&gt;Apakah sel-sel otak saya mengalami regenerasi hanya dengan minum kopi tadi? Wallahualam.&lt;br /&gt;Mungkin benar, cuma marketing gimmick. Rekayasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah karir saya beranjak dewasa –maksutnyaaaa?- saya masih sering nervous menjelang presentasi besar saat pitching. Untuk itu saya selalu memilih diam sepanjang perjalanan dari kantor ke tempat klien. Me’rejuvenate’ sel-sel otak. Kata siapa?&lt;br /&gt;No one. It just another advertising bluff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika saya bersama team menghadapi emergency pitch presentation. Waktu yang semula disediakan 1,5 jam mendadak dirubah menjadi 45 menit. Maksut loo…?&lt;br /&gt;Teman-teman sebelum saya sudah speed up habis-habisan dan mungkin kasihan sama team-nya yang akan kehabisan waktu.&lt;br /&gt;Presentasi kreatif selalu menjelang terakhir bukan? Dan saya belum juga tahu musti bagaimana dengan materi sebanyak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jreng, jreeng…&lt;br /&gt;Kalimat pembukaan saya ketika giliran saya tiba adalah :&lt;br /&gt;“Terimakasih. Mudah-mudahan saya mampu berbicara secepat teman-teman saya tadi”&lt;br /&gt;Mendadak….geeerrrrrrrrr….15 orang calon klien tertawa melihat kebodohan ini.&lt;br /&gt;Dan saya mentertawakan diri saya sendiri. That was an ice breaker, kata saya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali lain saya buka sesi saya dengan :&lt;br /&gt;“Terimakasih. Mudah-mudahan ini presentasi yang ditunggu-tunggu dari tadi”&lt;br /&gt;Atau :&lt;br /&gt;“Bismillah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But hey… it works!&lt;br /&gt;Wake up, Mister! You follow me?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-115026358938727233?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/115026358938727233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=115026358938727233&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115026358938727233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115026358938727233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/06/wake-up-mister-double-frozen.html' title='“Wake up, Mister!” – double frozen Frappucino'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-115009612758563567</id><published>2006-06-12T14:14:00.000-07:00</published><updated>2006-06-12T03:40:58.426-07:00</updated><title type='text'>“Friends of homeless people” – End of the trilogy</title><content type='html'>Sardi adalah penjaja es dawet (es cendol – Jkt) di pinggiran jalan raya ke arah sumber bencana.&lt;br /&gt;“Saya anu Mas… malah setres kalau di rumah. Rumah saya habis roboh tinggal empat tiang kayu jati yang berdiri”&lt;br /&gt;Saya diam mendengarkan.&lt;br /&gt;“Tetangga-tetangga ya ambruk semua. Makanya saya jualan saja terus”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya perhatikan ekspresinya.&lt;br /&gt;Dia tidak membandingkan penderitaannya.&lt;br /&gt;Tidak ada comparative misery, bahwa yang dia alami lebih shocking dari yang lain.&lt;br /&gt;Yang ada, semua orang mengalami hal yang sama beratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu seminggu setelah kejadian.&lt;br /&gt;Sehari sebelumnya Sultan mengatakan : “Mari bangkit. Yang profesinya petani segeralah ke sawah lagi, yang pedagang segeralah jualan ke pasar, yang pegawai segeralah masuk kerja…”&lt;br /&gt;Kira-kira isinya agar tidak duduk tepekur di depan tenda merenungi nasib dan menunggu bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya diam mencocokkan.&lt;br /&gt;Agaknya sikap ‘nrimo’ suku Jawa ini sudah dikonversikan menjadi enerji positif. Setelah semua menyadari penderitaan dan melihat sekeliling, maka esok harinya masing-masing menggeliat.&lt;br /&gt;Mereka menerima kenyataan - satu hal yang sangat tidak mudah dilakukan dengan peristiwa itu.&lt;br /&gt;Semua sudah kembali ke NOL.  Dan mereka aware !&lt;br /&gt;Dan sesudah nol harus ada 1-2-3-4-5-6-7-8 dan seterusnya sampai angka tak terhinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti Minggu pagi kemarin.&lt;br /&gt;Jam 7:30 terdengar ‘announcement’ dari TOA di menara masjid untuk segera berkumpul kerja bakti. Yang menarik dari ‘halo-halo’ kemarin adalah : “… kerja bakti dimulai dari rumah pak Anu, setelah selesai nanti giliran ke rumah pak Anu2 ke Utara, dan seterusnya”.&lt;br /&gt;Dan mulailah mereka bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/CruFX2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/CruFX2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Belief bahwa rejeki itu sudah ada yang menata, membuat mereka tidak kawatir hari itu akan makan apa. Sudah ada ‘Event Organizer’ nya dari mana, entah. Nyatanya selalu ada gerakan diam-diam yang mensuplai makanan hingga kebutuhan pakaian dalam tanpa seremonial dan ‘news coverage’. &lt;br /&gt;Siangnya datang bertruk-truk semuanya laki-laki tanpa pamrih apa-apa, dari arah utara yang kemudian berpencar di perempatan besar menuju lokasi tugas yang sudah dibagikan.&lt;br /&gt;Geruduk – rempug – done! &lt;br /&gt;Seperti gerilya yang berpindah-pindah, dan malamnya mereka duduk berkerumun menyaksikan Piala Dunia. Horeee… Goooooooll ! Ibu-ibu membuat kopi dari belakang tendanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah masih ada TV.&lt;br /&gt;Mensyukuri penderitaan? Dengarlah kata mas Yoni : “Sini dik nonton bola. Rumahku sekarang dindingnya transparan”.&lt;br /&gt;Dia tidak bercanda. Tapi yang pasti dia mengatakannya dengan ceria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besoknya di week-end itu saya ketemu teman lama.&lt;br /&gt;“Piye keluargamu?” tanya saya.&lt;br /&gt;“Slamet kabeh”&lt;br /&gt;“Omah?”&lt;br /&gt;“Omahku yo ambruk, ning yo akeh kancane”&lt;br /&gt;“- - - -“&lt;br /&gt;Saya merangkulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan adalah Event Organizer dari semuanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-115009612758563567?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/115009612758563567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=115009612758563567&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115009612758563567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/115009612758563567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/06/friends-of-homeless-people-end-of.html' title='“Friends of homeless people” – End of the trilogy'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-114968074858285757</id><published>2006-06-07T19:00:00.000-07:00</published><updated>2006-06-11T20:52:31.236-07:00</updated><title type='text'>“Sponsorship Disaster” – Forgive me. I wasn’t welcome you</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/News.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/News.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Jam 8.15 hari kedua bencana itu.Semua baru merasa lapar setelah kemarin seharian tidak bersentuhan sama sekali dengan makanan. Dengan motor bebek yang masih tersisa, dicarilah yang namanya makanan itu (apapun bentuknya) sampai ke pinggiran utara kota.&lt;br /&gt;Sungguh bukan hal mudah karena semua orang punya derita yang sama. Tidak ada toko, warung apalagi restoran yang buka.&lt;br /&gt;Semua puing. Begitu juga hati semua orang yang berkeping.&lt;br /&gt;Dan bentuk dari ma-kan-an itu belum juga kelihatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba seorang teman yang aktifis partai kirim SMS : &lt;br /&gt;“Apa kabar teman2, bantuin dong nyari nama/thema untuk membantu Yogya…dst dst”.&lt;br /&gt;Mendadak saya jadi sensitive dan (maaf) tersinggung membaca pesan itu. Begini saya membalasnya :&lt;br /&gt;“Sebenarnya tanpa thema dan namapun, kalau mau membantu akan kami terima dengan syukur luar biasa”&lt;br /&gt;Dan jawabnya :&lt;br /&gt;“Hehehe…namanya juga kepentingan partai politik”&lt;br /&gt;(Apa yang bisa diperbuat selain mengelus dada?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bentuk dari makanan yang sedari tadi belum juga kelihatan meskipun sudah mulai ke luar kota. Semua kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya mendadak jalan raya macet total dengan mobil-mobil berbendera partai yang menderu-deru. Dengan penumpang yang gagah perkasa menyingkirkan pemakai jalan agar bisa memacu ‘bala bantuan’. Ambulance yang semestinya diprioritaskan untuk berpacu dengan nyawa, dipaksa minggir. Alangkah gagahnya mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di televisi seorang selebriti sibuk mencetak kaos seragam dan membagi-bagikan kepada team bala bantuan dengan tulisan “Peduli Yogya”.&lt;br /&gt;Semua berjajar gagah perkasa di depan kamera. Bersih dan seragam dengan ketawa renyah menuju medan bencana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan saya. Sungguh, maafkan saya.&lt;br /&gt;Karena saya tidak bisa menahan rasa jijik dan muak melihat ‘bala bantuan itu’&lt;br /&gt;Bagi saya bendera, slogan, seragam atau brand sama sekali tidak berarti di saat semua harus berurusan dengan hidup-mati.&lt;br /&gt;Semua berlaku generik. &lt;br /&gt;Kembali ke esensi produk.&lt;br /&gt;Makanan adalah untuk dimakan.&lt;br /&gt;Obat adalah untuk menyembuhkan.&lt;br /&gt;Bantuan adalah untuk menguatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brand? Slogan? Bendera?&lt;br /&gt;Maafkan saya sekali lagi.&lt;br /&gt;Itu istilah-istilah yang tiba-tiba menjijikkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-114968074858285757?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/114968074858285757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=114968074858285757&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/114968074858285757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/114968074858285757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/06/sponsorship-disaster-forgive-me-i.html' title='“Sponsorship Disaster” – Forgive me. I wasn’t welcome you'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-114966433110444244</id><published>2006-06-07T00:05:00.000-07:00</published><updated>2006-06-07T04:50:18.316-07:00</updated><title type='text'>“Old Days. Nowadays” – bunch of childhood memories</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/TreeCanopyA.2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/TreeCanopyA.2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;We built a house tree here. It called ‘architecture’ today&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/Tree1Swing.1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/Tree1Swing.1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;We tied up a rubber swing for our first nephew&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/Puing8.1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/Puing8.1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;We spent our laugh and life here&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/Framed.0.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/Framed.0.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;I frame it all. Today&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-114966433110444244?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/114966433110444244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=114966433110444244&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/114966433110444244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/114966433110444244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/06/old-days-nowadays-bunch-of-childhood.html' title='“Old Days. Nowadays” – bunch of childhood memories'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28381072.post-114828096409055917</id><published>2006-05-21T23:45:00.000-07:00</published><updated>2006-05-23T04:03:15.950-07:00</updated><title type='text'>There always an opening - Take a seat. Relax</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/1600/no-runningwing1B.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4923/3006/320/no-runningwing1B.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;She shivers in the wind like the last leaf on a dying tree.&lt;br /&gt;I let her hear my footsteps.&lt;br /&gt;She only goes stiff for a moment.&lt;br /&gt;xlx : 'Care for a smoke?'&lt;br /&gt;olo : 'Sure. I'll take one. Are you as bored by crowd as I am?' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cut ! Who said you can smoke here, huh?&lt;br /&gt;There's only ONE director on location.&lt;br /&gt;Behave! ....and action!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;xlx : 'I didn't come for the party.&lt;br /&gt;I came here for you.&lt;br /&gt;I've watched you for days.&lt;br /&gt;You're everything a man could ever want.&lt;br /&gt;It's just not your face.&lt;br /&gt;Your...figure. It's your eyes.&lt;br /&gt;All the thing I see in your eyes'.&lt;br /&gt;olo : 'What is it you see in my eyes?'&lt;br /&gt;xlx : 'I see crazy calm. &lt;br /&gt;You're sick of running'&lt;br /&gt;You're ready to face what you have to face?&lt;br /&gt;But you don't want to face alone'&lt;br /&gt;olo : 'No. I don't want to face alone'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The wind rises alectric.&lt;br /&gt;She's soft and warm and almost weightless.&lt;br /&gt;Her perfume is sweet promise that brings tears to my face.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I tell her that everything will be alright.&lt;br /&gt;That I'll save her from whatever she scared of &lt;br /&gt;and take her far... far away.&lt;br /&gt;I tell her... I love her.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The silencer was a whisper at the gunshot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I hold her close untill she's gone.&lt;br /&gt;I'll never know what she's running from.&lt;br /&gt;I'll cash her check in the morning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;____________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.... and Cut!&lt;br /&gt;Check the gate.&lt;br /&gt;**Bang! Bang!**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Whaat?? I said use silencer! Make it stylish, damn it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**Bang!**&lt;br /&gt;Whatever.&lt;br /&gt;Okey guys, I've got enough&lt;br /&gt;Am leaving the set.&lt;br /&gt;(What an opening scene)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28381072-114828096409055917?l=kopilova.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kopilova.blogspot.com/feeds/114828096409055917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28381072&amp;postID=114828096409055917&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/114828096409055917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28381072/posts/default/114828096409055917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kopilova.blogspot.com/2006/05/there-always-opening-take-seat-relax.html' title='There always an opening - Take a seat. Relax'/><author><name>mister::G</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09792204623474188375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://bp3.blogger.com/_CHrQ2G1P680/R7m2OLDI-8I/AAAAAAAAAFA/58dxrTLhuKw/S220/SS-Small-Wallpaper.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
